Astakamedia.com – SMAN 5 Bogor memastikan langkahnya ke partai final Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West setelah tampil dalam laga semifinal menghadapi SMAN 3 Bogor, Sabtu (19/9/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan tim putra SMAN 5 Bogor atau Fivers semakin dekat dengan target mereka untuk melaju ke babak Championship Honda DBL West Java.
Pelatih SMAN 5 Bogor, Hengky Kristian, menilai anak asuhnya tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Namun, ia masih melihat sejumlah catatan, khususnya dalam hal pertahanan.
“Ya, hari ini anak-anak mainnya bagus banget. Tapi masih ada beberapa miss di defense, jadi agak meremehkan lawan,” ujar Hengky.
Menurut Hengky, chemistry antarpemain SMAN 5 Bogor juga semakin terbangun. Ia menyebut mental juara menjadi salah satu modal penting timnya untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Chemistry anak-anak juga bagus. Insyaallah, mental juaranya ada,” katanya.
Dalam pertandingan semifinal, SMAN 5 Bogor kembali menunjukkan karakter permainan yang mengandalkan kecepatan transisi. Hengky menyebut serangan balik menjadi salah satu kekuatan utama timnya.
“Memang permainan kami seperti itu. Kami banyak mengandalkan serangan balik,” tutur dia.
Meski sempat unggul dengan margin hingga 20 poin, Hengky meminta para pemainnya tetap menjaga konsentrasi dan menghormati lawan.
“Kami harus respect dengan lawan, apalagi bisa unggul sampai 20 poin. Kami juga harus tetap menjaga permainan dan tidak boleh lengah,” ujarnya.
Bagi SMAN 5 Bogor, keberhasilan melaju ke final juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki pencapaian pada musim sebelumnya. Hengky menegaskan timnya kini membidik langkah lebih jauh.
“Untuk target selanjutnya, anak-anak SMAN 5 insyaallah targetnya Jawa Barat. Tahun kemarin kami sampai di sini, jadi tahun ini kami harus ke Jawa Barat,” kata Hengky.
Project Officer DBL Bogor, Faatah Bagoes Pratama, menjelaskan partai final yang semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu harus mengalami perubahan jadwal.
Menurut Faatah, rangkaian pertandingan final dipindahkan ke Senin akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“Seharusnya final digelar Sabtu. Namun, karena ada dampak dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, rangkaian pertandingan final dipindahkan ke Senin,” ujar Faatah.
Dari hasil pertandingan yang berlangsung Sabtu, sektor putri telah memastikan pertemuan antara SMA 1 dan SMA 5. Sementara itu, sektor putra sudah memastikan SMAN 5 Bogor sebagai salah satu finalis.
“Dari hasil pertandingan hari ini, untuk sektor putri sudah dipastikan SMA 1 akan kembali bertemu SMA 5. Untuk sektor putra, SMA 5 sudah mengamankan tiket ke final. Mereka tinggal menunggu lawan, antara GPS atau SMA 3 Cibinong,” jelasnya.
Faatah menambahkan, para pemenang dari fase Bogor nantinya akan melanjutkan perjuangan ke Bandung untuk mengikuti babak Championship Honda DBL West Java.
“Setelah itu, pemenang dari Bogor akan melanjutkan ke Bandung untuk babak Championship Honda DBL West Java. Di sana akan diperebutkan gelar juara Honda DBL West Java Series,” katanya.
Selain pertandingan final, rangkaian acara juga akan dimeriahkan dengan pertandingan 3×3 serta penampilan Dance Best 5.
“Selain dua pertandingan final, nanti juga ada pertandingan 3×3. Ada juga penampilan Dance Best 5 yang akan memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga,” ujar Faatah.
Antusiasme masyarakat terhadap Honda DBL di Bogor juga disebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dari antrean di loket serta tiket online yang kerap habis.
“Untuk antusiasme, seperti biasa Bogor dari tahun ke tahun selalu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Terbukti banyak antrean di loket dan tiket online juga sering habis,” tutur Faatah.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bogor yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Honda DBL.
“Terima kasih untuk teman-teman Bogor atas antusiasmenya,” pungkasnya.***






