Astakamedia.com – Sebanyak 250 petarung dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri dipastikan ambil bagian dalam ajang B2 Unleashed yang digelar di Nako Arena Sports Hub (Kopi Nako Kuntum), Kota Bogor, Sabtu (31/10/2026).
Kompetisi yang mempertandingkan tiga cabang olahraga bela diri, yakni boxing, kickboxing, dan muaythai tersebut dipastikan berlangsung setelah seluruh rangkaian persiapan teknis diselesaikan. Pada Jumat malam (30/10/2026), panitia telah melaksanakan penimbangan berat badan atlet, technical meeting, serta konferensi pers.
Founder sekaligus Promotor Aira Pro, Toto Sugiarto, mengatakan persiapan penyelenggaraan B2 Unleashed telah mencapai 99 persen. Untuk menunjang pertandingan, panitia juga menambah fasilitas berupa ring tatami yang diperuntukkan bagi petarung pemula maupun profesional.
Menurut Toto, penambahan area pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
Antusiasme peserta terhadap kompetisi ini juga melampaui perkiraan awal. Semula, panitia bersama International Sport Karate Association (ISKA) menargetkan 100 peserta. Namun, jumlah pendaftar terus meningkat hingga mencapai 250 petarung sehingga pendaftaran harus ditutup lebih cepat.
Peserta yang mengikuti ajang ini tidak hanya berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan Timur, Semarang, Jawa Timur, Surabaya, Solo, dan Nusa Tenggara, tetapi juga dari Timor Leste.
Toto menegaskan, penyelenggara turut memprioritaskan keselamatan seluruh atlet selama pertandingan berlangsung. Tim medis profesional dan ambulans telah disiapkan untuk memberikan penanganan apabila terjadi cedera atau kondisi darurat.
Pengamanan di sekitar arena juga menjadi perhatian panitia guna memastikan pertandingan berjalan kondusif, termasuk mengantisipasi potensi gesekan antarpeserta maupun suporter.
Ia berharap B2 Unleashed dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kemampuan melalui kegiatan olahraga yang positif, sekaligus menjauhkan mereka dari aktivitas negatif seperti tawuran.
Sementara itu, Presiden ISKA Indonesia, Mustadi Anetta, menyambut positif tingginya partisipasi petarung dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, besarnya animo peserta menunjukkan bahwa olahraga bela diri memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Indonesia.
Mustadi menyebut, sejumlah atlet berpengalaman dengan prestasi internasional hingga juara Asia Pasifik turut meramaikan B2 Unleashed. Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi kompetisi yang digelar di Kota Bogor.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki rencana untuk menghadirkan kompetisi serupa di sejumlah kota besar lainnya. Respons positif dari para petarung di Bogor menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat terhadap olahraga tarung.
Bahkan, sebelum pelaksanaan, ajang ini sempat menarik perhatian calon peserta dari Iran dan Afghanistan. Namun, sejumlah atlet dari negara tersebut akhirnya tidak dapat bergabung karena terkendala jadwal penerbangan yang cukup mendadak.
Mustadi berharap B2 Unleashed dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas perkembangan olahraga bela diri sekaligus membuka kesempatan bagi atlet Indonesia untuk meningkatkan prestasi hingga ke tingkat internasional.***






