Viral Video Pria Tanpa Busana di Bekasi Berusaha Buka Pintu Rumah Warga, Sempat Dikira Maling

ASTAKAMEDIA.COM – Sebuah video memperlihatkan seorang berusaha membuka pintu rumah warga di Bintara, Kota Bekasi, beredar di .

Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun X @kegblgnunfaedh, Senin (1/1/2024).

Bacaan Lainnya

Narasi yang beredar menyebutkan, pria itu tidak berpakaian agar tidak terlihat orang-orang di sekitarnya.

Dalam video terekam, saat hendak membuka pintu rumah, pria itu dilempari warga setempat.

Kemudian, pria itu diikat dan diguling-gulingkan di aspal.

Pria itu juga nampak kesakitan dan berteriak.

“Ampun Pak ampun,” teriak pria itu.

Hingga artikel ini ditulis, cuitan tersebut telah dilihat sebanyak lebih dari 2,4 juta kali.

Lantas seperti apa peristiwa sebenarnya?

 Bukan , tetapi ODGJ

Kanit Reskrim Bekasi Kota, Iptu Arif Fadil mengatakan, pria itu berinisial AB (29) yang menderita gangguan kejiwaan sejak 2012.

“Enggak ada niat , memang suka begitu karena mengalami gangguan jiwa sejak 2012,” ujar Arif, dilansir dari Kompas.com, Selasa (2/1/2024).

Arif menuturkan, Ab memang kerap memasuki rumah-rumah warga ketika kondisi kejiwaannya tengah kambuh.

Insiden dalam video  tersebut merupakan ketiga kalinya AB berusaha masuk ke rumah warga dan dikira .

“Ketika gangguan kejiwaannya kambuh sering memasuki rumah warga dan kejadian ini sudah terjadi sebanyak tiga kali,” imbuh Arif.

Arif menegaskan, AB tidak mengambil barang berharga apapun dari rumah tersebut.

“Enggak ada kerugian yang dialami oleh pemilik rumah,” ujarnya.

Saat itu, AB mendatangi rumah yang beralamat di Jalan Bintara 14.

Kemudian, AB sempat ditanya warga sekitar, tetapi tidak menjawab.

Akhirnya, warga pun mengira AB hendak mencuri sehingga membawanya ke Polsek Bekasi Kota.

“Warga mengira karena dia diam saja waktu ditanya persis sama waktu di Polsek,” kata Arif.

Ketika diinterogasi, AB tidak menjawab pertanyaan sehingga polisi pun menunggu keterangan dari keluarga pelaku.

“Dilakukan interogasi tapi AB hanya diam akhirnya tim piket menghubungi keluarga pelaku,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *