Tak Hanya Sekali, Wanda Hara Juga Pernah Pakai Hijab Lagi di Kajian Ustaz Hanan Attaki

Wanda Hara
Wanda Hara di Kajian Hanan Attaki.(Astakamedia)

Astakamedia – Kontroversi seputar Wanda Hara mengenakan hijab lengkap dengan di Ustaz Hanan Attaki pada 20 Juli 2024 semakin memanas.

Kejadian ini tidak hanya memicu laporan ke polisi, tetapi juga memunculkan kembali sejumlah foto lawas Wanda Hara saat dirinya hadir di acara serupa.

Bacaan Lainnya

Ternyata, ini bukan pertama kalinya Wanda Hara hadir di Ustaz Hanan Attaki dengan mengenakan atribut layaknya jamaah perempuan.

Pada 29 Februari 2024 lalu, Wanda Hara hadir di Ustaz Hanan Attaki untuk menyambut bulan Ramadan di restoran Al Jazeerah Signature Restaurant & Lounge, Jakarta. Dalam acara tersebut, Wanda Hara terlihat mengenakan kebaya dan hijab putih, tanpa atau niqab.

Pada kesempatan tersebut, Wanda Hara datang bersama rombongan selebriti seperti Celine Evangelista, Larissa Chou, Gya Sadiqah, Umi Pipik, Caca Tengker, dan Shandy Purnamasari.

Meskipun tidak mengenakan , Wanda Hara tetap mengenakan hijab dan berfoto-foto dengan para jamaah laki-laki seperti Jeje Govinda dan Tarra Budiman.

Wanda Hara juga sempat mengunggah foto selfie mengenakan kerudung, menunjukkan bahwa dirinya hadir dalam acara tersebut.

Unggahan ini kemudian memicu reaksi netizen, yang mempertanyakan kehadirannya di saf perempuan dan menimbulkan kekhawatiran mengenai wudhu.

Kehadiran Wanda Hara di -kajian tersebut menuai beragam komentar dari netizen. Beberapa netizen merasa heran dengan kehadirannya di saf perempuan dan mempertanyakan apakah hal tersebut mempengaruhi wudhu.

Salah satu komentar netizen menyebutkan, “Dari kemarin heran banget datang ke kajian ikut saf cewek. Emang pada nggak punya wudhu apa gimana? Yang nggak tahu kan jadi kasihan.”

Komentar lain menambahkan, “Bukan sekali dua kali ternyata pemirsa,” mengindikasikan bahwa kejadian serupa telah terjadi sebelumnya.

Kontroversi ini memunculkan berbagai pandangan di kalangan masyarakat. Beberapa pihak menganggap tindakan Wanda Hara sebagai bentuk penghormatan terhadap acara kajian, sementara yang lain melihatnya sebagai tindakan yang menimbulkan kebingungan dan ketidaknyamanan.(sw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *