Astakamedia.com – Satreskrim Polres Bogor berhasil mengamankan tiga orang selebgram yang diduga terlibat dalam promosi situs judi online.
Dua dari mereka diketahui berstatus mahasiswi, yakni S (18) dan AK (18), sementara satu lainnya, MR (24), merupakan karyawan swasta. Selain ketiga perempuan tersebut, polisi juga menangkap lima laki-laki yang diduga terkait perjudian togel.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa ketiganya ditangkap di tempat tinggal masing-masing di wilayah Bogor.
Barang bukti, termasuk akun Instagram milik para tersangka yang digunakan untuk promosi situs judi online, turut diamankan dalam operasi tersebut.
“Yang tiga orang ada yang karyawan swasta dan dua orang pelajar atau mahasiswa. Mahasiswa adalah saudari S dan AK, sedangkan MR adalah karyawan swasta,” ungkap AKP Teguh.
Penangkapan dilakukan setelah Satreskrim Polres Bogor melakukan penyelidikan dengan menelusuri akun Instagram ketiga selebgram.
Melalui video dan rekaman layar, petugas mendapati tautan di instastory para tersangka yang mengarah ke situs judi online slot.
“Kami melakukan tangkapan layar dari akun Instagram pelaku. Tautan di instastory mereka mengarahkan langsung ke situs judi online,” jelas AKP Teguh.
Menurutnya, motif para pelaku dalam melakukan promosi situs judi online ini didasari oleh faktor ekonomi. Mereka mengakui adanya pendapatan yang menggiurkan dari aktivitas tersebut.
“Keseluruhan yang kami amankan motifnya karena faktor ekonomi,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu tersangka, S, yang berstatus mahasiswi S1 di Bogor, mengaku menyesal telah mempromosikan situs judi online.
Ia mengungkapkan bahwa pendapatan dari promosi tersebut bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan.
“Saya kuliah S1 di Bogor, nyesel (promosi situs judi online),” ujar S dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong.
Ia pun mengakui bahwa keputusan untuk mempromosikan situs judi online awalnya hanya iseng dan coba-coba.
“Per bulan bisa dapat 10 juta, awalnya hanya iseng saja,” tutupnya.***






