Astakamedia.com – Pelantikan Pj Sekda Kota Bogor Hanafi di Balai Kota Bogor mendapat pengawasan ketat dari DPRD Kota Bogor.
Pelantikan Pj Sekda Hanafi menggantikan Sekda Kota Bogor definitif Syarifah Sofiah yang sudah memasuki masa purna tugas.
Ketua komisi 1 DPRD kota Bogor Karnain Asyhar mengungkapkan figur Pj Sekda Kota Bogor Hanafi harus bisa melakukan sinkronisasi sebagai pejabat tertinggi di birokrat Pemerintah Kota Bogor.
Koordinasi dan komunikasi dengan Forum Komunikasi pimpinan daerah khususnya DPRD kota Bogor untuk pembahasan anggaran tahun 2025 juga harus optimal berlangsung.
“Sekda harus menjadi unsur perekat ASN pasca PIleg Pilpres dan Pilkada. ASN harus terkonsolidasi agar memiliki integritas dan mengedepankan profesionalitas dalam memberikan elayanan masyarakat yang prima dan paripurna,” kata Karnain
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor tersebut menambahkan, masa transisi sampai terpilih dan dilantiknya Walikota Bogor definitif hasil Pilkada, adalah momentum strategis dan kritis utk rekonsolidasi ASN sebagai birokrat pelayan rakyat.
Nantinya Hanafi juga akan melakukan pembahasan terkait anggaran di tim anggaran pemerintah daerah sehingga sinkronisasi pemerintahan saat adanya kepala daerah definitif hasil pilkada dapat berkelanjutan.
Karnain menyebut, Sekda merupakan jabatan birokrat tertinggi dalam Pemerintah Daerah. Sekda bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintah daerah sekaligus motor penggerak visi misi kepala daerah.***






