Aksi Damai Mahasiswa UIKA Bogor: Menuntut Perubahan Kebijakan Pemerintah untuk Kesejahteraan Rakyat

Astakamedia.com – Ratusan mahasiswa Universitas Ibn Khaldun () melakukan untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemerintahan Subianto yang telah berjalan 100 hari.

Mereka menilai kebijakan efisiensi anggaran pemerintah hanya membebani rakyat kecil dan menciptakan masalah baru.

Bacaan Lainnya

Azmi Mustopa, konseptor aksi dan mahasiswa delegasi Polres Kota , menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah.

“Efisiensi anggaran bukanlah solusi, tapi justru menambah masalah baru bagi rakyat,” tegasnya pada Selasa 25 Februari 2025.

Mahasiswa juga menyoroti beberapa kebijakan lain yang dinilai tidak pro-rakyat, seperti kenaikan PPN 12%, kenaikan harga , serta kebijakan di sektor dan lingkungan.

“Kami menuntut pemberantasan korupsi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa merumuskan sepuluh tuntutan, antara lain:

– Evaluasi kembali efisiensi anggaran yang berdampak pada sektor vital.

– Jaminan peningkatan dan kelangsungan program beasiswa.

– Menghentikan kebijakan yang mencederai independensi perguruan tinggi.

– Menolak pengesahan UU Minerba yang dinilai merugikan rakyat dan merusak lingkungan.

Aksi ini berlangsung dengan damai namun penuh ketegasan. Mahasiswa berjanji akan terus mengawal kebijakan pemerintah dan tidak akan tinggal diam apabila kepentingan rakyat terus diabaikan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *