Astakamedia.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meninjau langsung pelaksanaan Job Fair yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Senin-Selasa, 16–17 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Kabogor Fest 2025 yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Dalam keterangannya, Rudy menyampaikan bahwa Job Fair tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemkab Bogor terhadap persoalan pengangguran di wilayahnya.
Tercatat, sebanyak 1.824 lowongan kerja ditawarkan oleh berbagai perusahaan dari beragam sektor industri.
“Kita ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Dengan lebih dari 1.800 lowongan yang tersedia, ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam penanganan isu ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Rudy juga menginginkan agar kegiatan serupa bisa menjadi agenda tahunan, bukan hanya bagian dari peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) saja.
Ia menilai bahwa forum seperti ini sangat strategis untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung.
Di tengah situasi ekonomi yang cukup menantang, termasuk adanya gelombang efisiensi tenaga kerja di sejumlah perusahaan, Pemkab Bogor mengambil langkah antisipatif.
Rudy menyebut telah dilakukan koordinasi lintas perangkat daerah seperti Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perikanan dan Peternakan, hingga Dinas Pariwisata.
“Langkah-langkah kolaboratif terus kami dorong agar dampak pengurangan tenaga kerja bisa diminimalisir. Jangan sampai memengaruhi kestabilan ekonomi daerah,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan anggaran dari APBD untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak PHK atau belum memiliki pekerjaan.
Program-program pemberdayaan dan pelatihan keterampilan disiapkan guna menciptakan peluang usaha baru.
“Pelayanan ketenagakerjaan terus kami perbaiki dan lengkapi. Mungkin belum sempurna, tapi kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitasnya,” ucap Rudy.
Penyelenggaraan Job Fair dalam rangka Kabogor Fest 2025 ini sekaligus menjadi penegasan bahwa peringatan Hari Jadi Bogor bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan iklim ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.***






