3.545 Pelanggaran Lalu Lintas Terjaring Selama Operasi Patuh Lodaya 2025

Astakamedia.com yang berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, resmi berakhir. Selama pelaksanaan tersebut, Satuan (Satlantas) mencatat sebanyak 3.545 pelanggaran lalu lintas di Kota .

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas , Iptu Lukito, menyampaikan bahwa dari ribuan pelanggaran tersebut, sebanyak 173 pelanggar ditindak menggunakan sistem tilang elektronik (ETLE) mobile, 1.741 pelanggar dikenakan tilang manual, dan 1.631 lainnya hanya diberikan teguran langsung oleh petugas di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Jenis pelanggaran paling banyak meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm ganda, penggunaan knalpot brong, melawan arus, membonceng lebih dari satu orang, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, serta kendaraan dengan muatan berlebih (overloading),” ujar Iptu Lukito, Selasa 29 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa selama , petugas tidak hanya melakukan penjagaan di satu titik, melainkan juga melakukan penjaringan secara mobile di berbagai lokasi strategis.

Para pelanggar yang terjaring pun berasal dari beragam kalangan, mulai dari remaja, pelajar, hingga orang dewasa.

Dengan berakhirnya , Satlantas berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.

“Kami berharap ke depan warga semakin mematuhi aturan lalu lintas sehingga dapat menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) serta menekan angka fatalitas di jalan raya,” tutup Iptu Lukito.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *