Yantie Rachim Tegaskan Penguatan Peran Posyandu 6 SPM di Kota Bogor

Astakamedia.com – Ketua Tim Pembina yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota , Yantie Rachim, menegaskan perlunya penguatan peran posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu.

Hal tersebut diungkapkan saat rapat koordinasi (rakor) dan advokasi tim Pembina Posyandu Kota , Kamis 28 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Rakor ini merupakan bentuk implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024.

“Tidak hanya mencakup peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan, tetapi juga pemanfaatan teknologi informasi untuk pencatatan, pelaporan, dan pengelolaan data agar posyandu lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Yantie Rachim di , Jalan Pajajaran, Kota .

Posyandu dengan 6 SPM adalah posyandu yang memperluas cakupan pelayanannya ke enam bidang, yaitu , , pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

“Posyandu juga diharapkan mampu menjadi simpul pemberdayaan masyarakat, baik sebagai wadah partisipasi pengawasan pembangunan maupun sebagai penghubung antara masyarakat dengan program-program pemerintah,” tuturnya.

Yantie Rachim menekankan, melalui advokasi dan koordinasi lintas sektor, seluruh perangkat daerah pemangku 6 SPM harus berperan aktif sesuai kewenangan masing-masing.

Kecamatan dan kelurahan perlu memperkuat pembinaan di wilayahnya, sementara puskesmas tetap menjadi pembina teknis dan pendamping kader posyandu. PKK, tokoh masyarakat, serta mitra pembangunan juga diharapkan semakin berperan dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.

Yantie Rachim meyakini, dengan penguatan tim pembina, optimalisasi peran posyandu, serta dukungan dan kerja sama lintas sektor yang solid, posyandu di Kota dapat benar-benar berfungsi sebagai pusat layanan masyarakat yang komprehensif.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), , selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Pembina Posyandu Kota , menyampaikan bahwa kegiatan advokasi dan koordinasi merupakan wujud penguatan dukungan dan komitmen bersama, termasuk dalam program kerja, penganggaran, dan langkah-langkah pelayanan Posyandu dengan 6 SPM.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *