DPRD Kabupaten Bogor Bahas Lima Raperda dalam Rapat Paripurna

Astakamedia.com – Perwakilan Rakyat Daerah () Kabupaten Bogor mengadakan rapat paripurna di ruang sidang utama, Selasa 20 Oktober 2025.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kabupaten Bogor, Winara, dan berfokus pada penyampaian sekaligus tanggapan terhadap beberapa (Raperda) yang tengah disiapkan.

Bacaan Lainnya

Salah satu agenda utama membahas Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Perubahan ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika sosial dan pemerintahan, termasuk perkembangan wilayah serta peningkatan kebutuhan , agar struktur organisasi pemerintah daerah dapat bekerja lebih efisien dan adaptif.

Selain itu, rapat juga menyoroti Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Perlindungan Masyarakat.

Raperda ini diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Winara menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor juga mengusulkan Raperda tentang Pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Menurutnya, regulasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, guna memastikan para penyandang disabilitas memperoleh hak yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.

Tak hanya itu, juga mengajukan dua Raperda prakarsa lainnya, yakni mengenai Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Daya Air serta Pengelolaan Sampah.

Ketiga Raperda tersebut selanjutnya akan dibahas secara lebih detail oleh Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk dalam rapat paripurna.

Pansus akan menelaah isi dan dampak regulasi agar hasil pembahasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta kebutuhan masyarakat.

Melalui kelima Raperda yang dibahas, Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas , dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *