Perdana, Ketua RT dan RW Kedung Waringin Retret di Lanud ATS

Astakamedia.com – Sebanyak 71 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan 16 (RW) di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, menjalani pelatihan dan pendidikan kebangsaan di Landasan Udara Atang Sendjaja (ATS), Sabtu (25/10/2025).

Sehari penuh, mereka mengikuti serangkaian proses “retret” bersama para prajurit TNI Angkatan Udara, mulai dari pembekalan kepemimpinan diri, teknis pemantauan wilayah, hingga penanaman nilai-nilai bela negara.

Bacaan Lainnya

Wakil Wali Kota , Jenal Mutaqin, berkesempatan hadir langsung dan menutup kegiatan retret tersebut sekaligus menyerahkan surat keputusan (SK) bagi seluruh RW dan RT, Sabtu (25/10/2025).

Jenal Mutaqin mengatakan, konsep kegiatan ini merupakan yang perdana dilakukan di Kota .

“Ini kali pertama pelantikan RT dan RW dilakukan secara serentak dan digelar di Lanud ATS. Berbagai macam materi sudah disampaikan, pengalaman baru juga didapat, dan yang terpenting adalah bapak-ibu bisa saling mengenal satu sama lain,” ungkap Jenal Mutaqin.

Kepada para peserta, Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa RT dan RW adalah pasukan yang membantu wali kota dan wakil wali kota dalam menjalankan program-program pemerintah, terutama dalam upaya membawa Kota menjadi lebih sejahtera ke depan.

Karenanya, menurut Jenal Mutaqin, mereka adalah pejabat dengan posisi paling strategis, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat bawah.

“Bapak-ibu lah yang harus memiliki mental baja ketika ada permasalahan di wilayah yang harus diselesaikan dan dituntaskan,” tegasnya.

Jenal Mutaqin berharap, para RT dan RW yang sudah dilantik dan mendapatkan pembekalan dapat terus bekerja sama dan berdedikasi untuk Kota .

“Mereka harus berani tampil di masyarakat ketika timbul permasalahan, seperti kasus warga yang tidak bisa maupun isu sosial lainnya di lapangan,” ujarnya.

“Bahwa kehendak bapak-ibu menjadi RW dan RT adalah pilihan tanpa paksaan. Lima tahun ke depan, semoga Kedung Waringin menjadi kelurahan terbaik yang memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat,” sambung Jenal Mutaqin.

Selain itu, ia menegaskan, RT dan RW adalah kepanjangan tangan wali kota dan wakil wali kota. Di tengah dinamika yang terjadi di Kota , RT dan RW harus mampu menjadi garda terdepan di tengah masyarakat.

“Dengan pola pendidikan seperti ini, penguatan kelembagaan dan pemahaman tugas diharapkan dapat membangun chemistry antarpengurus, sehingga tercipta satu suara, Kedung Waringin, Tanah Sareal, dan Kota ,” tutupnya.

Di lokasi yang sama, Kedung Waringin, Kurniawati Arik Purwani, menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antarpengurus RT dan RW.

“Menyamakan langkah RT dan RW dengan program , terutama program prioritas hingga masa jabatan berjalan sampai 2030 mendatang,” kata Kurniawati.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *