Astakamedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, melakukan kunjungan ke Puskesmas Citeureup untuk meninjau langsung kondisi bangunan yang sempat mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Ajat didampingi tim ahli bangunan gedung, Sekretaris Dinas Kesehatan, Plt. Puskesmas Citeureup, serta jajaran terkait. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan struktur bangunan pascakebakaran, sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Saya datang bersama tim ahli bangunan gedung untuk memastikan kelayakan gedung, apakah harus dibongkar seluruhnya atau masih baik secara struktur. Kalau masih memungkinkan, tentu akan dilakukan perbaikan,” ujar Ajat Rochmat Jatnika.
Selain aspek teknis, Ajat menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini tengah menghitung kebutuhan biaya perbaikan. Dana perbaikan tersebut direncanakan akan bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta yang telah menyatakan komitmennya untuk membantu.
“Insya Allah ada pihak yang berminat membantu lewat CSR. Karena itu, kita hitung dulu kebutuhannya, lalu dilakukan penyesuaian arsitektur, struktur, serta aspek mechanical dan electrical-nya,” jelasnya.
Sementara itu, tim Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) tengah melakukan kajian teknis terhadap kondisi bangunan. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga proses perbaikan bisa dimulai dalam waktu dekat.
“Harapannya minggu depan sudah ada keputusan. Kalau sudah, kita bisa langsung melakukan perbaikan karena dananya dari CSR, bukan dari APBD,” tambah Ajat.
Ajat menegaskan, prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bogor adalah memastikan gedung Puskesmas Citeureup dapat kembali berfungsi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesegera mungkin.
“Yang terpenting, gedung ini segera bisa beroperasi kembali untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Karena masyarakat tetap menunggu,” pungkasnya.***






