Astakamedia.com – Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025. Setelah laporan diterima, tim kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi.
“Begitu mendapat laporan, anggota Pamapta bersama tim Inafis langsung bergerak. Identifikasi awal sudah dilakukan, dan jenazah dibawa ke RS Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Wikha, Rabu 10 Desember 2025.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi. Namun, identitas korban telah dipastikan berinisial A, perempuan asal Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
“Hasil visum lengkap masih kami tunggu. Tapi identitas korban sudah diketahui, sesuai KTP yang ditemukan,” jelasnya.
Wikha juga menyampaikan bahwa penyidik menduga korban tewas akibat tindak pidana. Polisi telah mengantongi terduga pelaku dan saat ini sedang melakukan pengejaran.
“Penyelidikan sudah mengarah pada satu orang. Ada dugaan kuat ini kasus pembunuhan,” ungkapnya.
Penemuan mayat yang menghebohkan warga
Jenazah A ditemukan warga pada Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian tersebut membuat warga sekitar geger, terlebih setelah muncul kesaksian yang menyebut korban sempat terlihat dibawa seseorang dengan kondisi mencurigakan.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, membenarkan laporan itu. Ia menyatakan unitnya telah melakukan langkah penyelidikan sejak pertama menerima informasi dari warga.
Petugas segera mendatangi lokasi guna memastikan kondisi korban serta mengumpulkan bukti-bukti awal.
Saksi pertama, berinisial H, melaporkan dirinya melihat tubuh seseorang dalam posisi tengkurap di pinggir jalan saat melintas bersama rekannya.
“Sekitar pukul 17.30 WIB, saksi H melihat seseorang dalam posisi tengkurap. Setelah dicek, ternyata korban sudah tidak bernyawa,” kata Robby.
Setelah memastikan korban meninggal, saksi langsung melapor kepada ketua RT, yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian. Korban ditemukan tak jauh dari sebuah angkot yang sedang terparkir.
Saksi lain, MH, memberikan keterangan penting. Ia mengaku sempat melihat korban sebelumnya dibonceng seorang pria menggunakan motor dengan kondisi tidak wajar.
“Saksi melihat perempuan dibonceng seorang pria, dengan tangan terikat tali dan salah satu kakinya terseret di jalan. Namun pengendara motor tersebut tetap melaju,” tuturnya.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan menangkap pelaku.***






