Astakamedia.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota mengambil langkah tegas dan profesional terhadap sekelompok pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri sekaligus membahayakan keselamatan petugas saat dilakukan upaya penangkapan di kawasan Warung Jambu, Kota Bogor.
Kepala Satreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang diterima pihak kepolisian pada 11 Desember. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Satreskrim segera melakukan serangkaian penyelidikan mendalam.
Hasil penyelidikan mengarah pada identitas para terduga pelaku yang diketahui merupakan residivis dan terindikasi akan kembali menjalankan aksinya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku direncanakan melakukan kejahatan pada 15 Desember.
“Setelah laporan masuk, tim langsung bergerak melakukan pemetaan dan pemantauan intensif. Informasi yang kami peroleh menunjukkan para pelaku akan kembali beraksi, sehingga dilakukan pengintaian,” ujar Kompol Aji.
Dalam proses pemantauan, petugas mengikuti pergerakan kendaraan yang digunakan para pelaku dari beberapa lokasi hingga mengarah ke kawasan Sentul. Di tengah perjalanan, kendaraan tersebut sempat berhenti dan mengganti pelat nomor dengan nomor polisi yang tidak sesuai, sebelum akhirnya menuju wilayah Warung Jambu.
Kompol Aji menambahkan, awalnya polisi memperkirakan jumlah pelaku sebanyak lima orang. Namun, saat pemantauan berlangsung, hanya empat orang yang terpantau berada di dalam kendaraan.
Ketika petugas mencoba menghentikan kendaraan dengan melibatkan anggota berseragam, para pelaku justru melakukan perlawanan dengan mencoba melarikan diri dan berupaya menabrak anggota kepolisian yang sedang bertugas.
“Mengingat tindakan pelaku yang membahayakan keselamatan petugas, kami mengambil langkah tegas dan terukur dengan melakukan tembakan ke arah kendaraan, mengenai dua ban belakang serta sisi kiri kendaraan,” jelasnya.
Pengejaran kemudian dilakukan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat hingga akhirnya kendaraan pelaku berhasil dihentikan pada jarak sekitar 100 hingga 200 meter dari lokasi awal kejadian.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, petugas menemukan dua orang pelaku di dalam kendaraan, sementara dua lainnya melarikan diri. Aparat kepolisian pun segera melakukan pengejaran lanjutan terhadap para pelaku yang kabur.
Dalam upaya pelarian tersebut, satu pelaku mencoba melarikan diri ke area fasilitas umum, sementara pelaku lainnya memanjat rumah warga namun terjatuh. Akibat kejadian tersebut, beberapa pelaku mengalami luka.
“Saudara S mengalami luka tembak di paha kanan, saudara F mengalami luka tembak di bagian pinggang, dan saudara A mengalami cedera pada kaki akibat terjatuh. Saat ini saudara S dan saudara R masih menjalani tindakan medis berupa operasi di rumah sakit,” kata Kompol Aji.
Ia menegaskan bahwa Polresta Bogor Kota berkomitmen penuh menjaga keamanan wilayah dan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
“Kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap siapa pun yang mencoba melakukan tindak pidana di wilayah Kota Bogor. Keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” tutupnya.***






