WK I dan Ketua BK DPRD Kota Bogor, Teruskan Aspirasi Masyarakat Kota Bogor ke Pusat

Astakamedia.com – Sejak pertengahan tahun 2025, telah menampung berbagai aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat . Untuk memastikan suara tersebut didengar oleh pemerintah pusat, Wakil Ketua I , M. Rusli Prihatevy dan Ketua Badan Kehormatan (BK) , Safrudin Bima, meneruskan tuntutan masyarakat ke DPR-RI, Jumat (5/12/2025).

Aspirasi masyarakat diterima langsung oleh anggota Komisi V DPR-RI dari Fraksi Golkar, H. Daniel Syafiuddin di gedung I, Jakarta.

Bacaan Lainnya

Rusli menjelaskan salah satu tuntutan yang disampaikan ke DPR RI merupakan aspirasi dari mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor yang menuntut adanya perubahan KUHAP yang baru saja disahkan.

“Jadi tugas kami hari ini adalah menyampaikan aspirasi masyarakat dan kami berterimakasih kepada pak Daniel yang mau menampung suara masyarakat ,” kata Rusli.

Di lokasi yang sama, Safrudin memastikan bahwa akan terus berkomitmen untuk menjalankan amanat sebagai wakil rakyat, dimana setiap suara dan tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bogor dapat ditindaklanjuti dan diteruskan kepada pemerintah pusat.

berkomitmen bahwa setiap aspirasi tidak akan ada yang tercecer di jalan atau hanya disimpan di meja rapat. Kami akan menyuarakan tuntutan itu kepada pihak-pihak yang terkait. Kami sebagai wakil rakyat akan terus mendengarkan suara rakyat,” ungkap Safrudin.

Menanggapi aspirasi warga Kota Bogor, Daniel mengungkapkan bahwa Komisi V DPR RI akan menindaklanjuti dengan pertimbangan yang objektif.

Ia juga menekankan bahwa Komisi V DPR RI akan mengawal aspirasi ini secara proporsional, memastikan bahwa setiap kritik masyarakat mengenai isu partisipasi bermakna, potensi penyalahgunaan kewenangan, maupun pasal-pasal yang dianggap bermasalah, dapat menjadi perhatian dalam proses pembenahan regulasi.

“Komisi V DPR RI menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang telah disampaikan oleh mahasiswa dan , serta menegaskan bahwa setiap masukan dari publik merupakan bagian penting dalam proses demokrasi dan pengawasan terhadap kebijakan nasional,” tutup Daniel.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *