Nasib Pilu Penjual Es Gabus: 15 Tahun Berdagang, Berakhir di Kantor Polisi Akibat Fitnah

Astakamedia.com – Zaitun (18) tidak pernah menyangka rutinitas ayahnya, Sudrajat (50), mencari nafkah akan berubah menjadi mimpi buruk.

Selama belasan tahun, pria paruh baya itu menyusuri aspal mulai dari Kota Tua hingga Kemayoran demi menjajakan es gabus. Namun, pada Sabtu (24/1/2026), bukan sisa dagangan yang dibawa pulang, melainkan trauma mendalam.

Bacaan Lainnya

​Fitnah Tak Berdasar di Balik Kekerasan

​Insiden ini bermula dari tuduhan liar yang menyebut dagangan Sudrajat menggunakan bahan spons. Tuduhan tersebut berujung pada dugaan aksi main hakim sendiri oleh oknum aparat di kawasan Kemayoran.

​Luka yang Lebih Dalam dari Sekadar Fisik

​”Kesal dan sakit hati,” ungkap Zaitun saat ditemui di kediamannya, Selasa (27/1/2026).

Baginya, melihat ayahnya yang sudah renta diperlakukan layaknya adalah pukulan berat.

Saat video ayahnya di , keluarga justru merasa hancur melihat sosok tulang punggung mereka tak berdaya menghadapi tuduhan tanpa bukti.

​”Awalnya kami tidak percaya, tapi setelah melihat kondisinya yang lemas dan berita yang , hati saya hancur. Ayah hanya mencari sesuap , bukan untuk difitnah seperti ini,” tutur Zaitun.

​Hingga kini, pihak keluarga masih mencoba memulihkan kondisi psikologis Sudrajat yang tampak belum stabil setelah insiden bermalam di kantor polisi tersebut.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *