Hadiri Festival Ramadhan PGS 2026, Endah Purwanti Tegaskan Dukungan DPRD Kota Bogor Terhadap Ekonomi Rakyat

Astakamedia.com Kota Bogor, Endah Purwanti, menghadiri pembukaan Festival PGS 2026 yang digelar di , Sukasari, Bogor Timur, pada Minggu 22 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk membangkitkan ekonomi lokal melalui penguatan rakyat dan .

Bacaan Lainnya

​Endah menyampaikan bahwa festival bukan sekadar ajang hiburan musiman, melainkan sebagai ruang kesempatan bagi seluruh elemen ekonomi di Kota Bogor.

​”Ini adalah ruang kesempatan. Kesempatan bagi pedagang meningkatkan penghasilan, bagi memperluas , dan bagi masyarakat untuk berbelanja produk lokal,” ujar Endah.

​Selain membuka festival, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga memberikan apresiasi khusus atas peluncuran koperasi di lingkungan pasar tersebut. Menurutnya, koperasi adalah kunci kemandirian ekonomi bagi para pedagang kecil.

​Ia menilai koperasi berperan penting sebagai wadah untuk memperkuat permodalan dan meningkatkan daya tawar pedagang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

​”Koperasi menjadi wadah penting bagi pedagang untuk membangun kemandirian ekonomi bersama,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Endah menegaskan bahwa kehadiran dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Saat ini, DRPD sedang menggodok regulasi untuk memayungi keberlangsungan pasar rakyat.

​”DPRD sedang membahas Raperda Penyelenggaraan Pasar sebagai payung hukum untuk melindungi pasar rakyat dan memperkuat posisi pedagang kecil,” jelas Endah.

​Ia menjelaskan Raperda tersebut bertujuan untuk mendorong penataan pasar yang bersih, tertib, dan modern. Meningkatkan kenyamanan pengunjung tanpa menghilangkan karakter kerakyatan dan memberikan perlindungan hukum bagi pedagang lokal.

​Tak hanya dari sisi regulasi, Endah memastikan DPRD terus mendorong penganggaran yang berpihak pada pemberdayaan , mulai dari pelatihan pedagang hingga penguatan modal koperasi.

​”Kehadiran kami hari ini adalah bentuk dukungan moral bahwa perjuangan pedagang tidak sendiri. DPRD dan pemerintah daerah harus berjalan bersama masyarakat agar pasar semakin hidup,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *