Pemda Pekalongan Raya Dalami Pengelolaan Sampah Berbasis PSEL

Astakamedia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) menerima kunjungan perwakilan pemerintah daerah dari kawasan Pekalongan Raya yang terdiri atas Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, secara langsung menerima keempat pemerintah daerah tersebut yang masing-masing diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Bacaan Lainnya

Kepada Sekda Kota Bogor, para Kepala DLH menyampaikan bahwa kunjungan ke Kota Bogor dilakukan dalam rangka studi tiru Pengolahan menjadi Energi Listrik (PSEL).

Mereka menyampaikan bahwa pimpinan daerah di wilayah Pekalongan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan . Oleh karena itu, mereka melakukan kunjungan dan ingin belajar dari pengalaman Pemerintah Kota Bogor dalam pengelolaan berbasis teknologi.

Menanggapi hal tersebut, Denny Mulyadi menjelaskan bahwa pembangunan PSEL di Kota Bogor direncanakan akan dilaksanakan di dua lokasi pengelolaan . Saat ini telah terdapat nota kesepahaman (MoU) antara empat pemerintah daerah terkait pengelolaan tersebut, dengan dukungan dari Subianto.

“Kalau dari segi pimpinan sudah jelas, yang belum sepenuhnya adalah teknis-teknis pelaksanaan. Sinergitas dengan pemerintah daerah yang ikut dalam MoU, khususnya dari sisi administrasi, sudah kondusif. Harapan Bapak Wali Kota agar PSEL dapat segera dibangun, sehingga bisa dimanfaatkan secepatnya oleh masyarakat,” ujar Denny Mulyadi di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Jumat (6/2/2026).

Ia menuturkan bahwa masih terdapat sejumlah daerah di Jawa Barat yang belum memiliki lahan pengelolaan . Untuk menjamin kelancaran operasional, dilakukan pengecekan terhadap jumlah armada pengangkut agar sesuai kebutuhan, sekaligus memastikan kondisi kendaraan tetap layak operasional.

Dalam pelaksanaan monitoring, para petugas kebersihan dan pengemudi angkutan diarahkan untuk menggunakan sistem berbasis digital yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi, sehingga pengelolaan menjadi lebih efektif dan efisien.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *