Astakamedia.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kirab Mahkota Binokasih yang dirangkaikan dengan pentas seni budaya di wilayah Cisarua.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif, khususnya dalam memberikan pemahaman sejarah kepada masyarakat, terutama para pelajar yang hadir dalam acara tersebut.
“Acara ini sangat menarik dan penuh makna. Selain hiburan, ada pesan edukatif yang disampaikan, terutama dari pihak Keraton Sumedang Larang yang menjelaskan sejarah kepada para siswa,” ujar Wawan, Selasa, 21 April 2026.
Ia menilai, kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda agar lebih mengenal dan menghargai sejarah, khususnya sejarah kerajaan di Tatar Sunda.
Wawan juga mengingatkan para pelajar agar tidak melupakan sejarah sebagai bagian penting dari identitas bangsa.
Ia menegaskan dukungannya terhadap kegiatan yang mengangkat nilai-nilai historis dan budaya tersebut.
“Pesan yang disampaikan sangat jelas, jangan pernah melupakan sejarah. Itu menjadi bagian penting yang harus terus dijaga,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menggelar kirab Mahkota Binokasih dan pertunjukan seni budaya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, pada hari yang sama.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan Mahkota Binokasih sekaligus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumedang ke-448 yang jatuh pada 22 April.
Ia menyebutkan, kirab tersebut menjadi simbol perjalanan sejarah yang dimulai dari Kawali menuju Bogor, sebelum akhirnya kembali ke Sumedang pada peringatan puncak.
“Ini bagian dari napak tilas sejarah Mahkota Binokasih, dari Kawali ke Bogor, dan besok akan kembali ke Sumedang,” jelas Yudi. ***






