Astakamedia.com – Kemunculan awan berwarna-warni di langit wilayah timur Kabupaten Bogor pada Jumat siang, 1 Mei 2026, mendadak viral dan menyita perhatian warganet.
Pemandangan unik tersebut terlihat mencolok dan jarang terjadi, sehingga banyak masyarakat yang mengabadikannya melalui foto maupun video.
Fenomena yang menyerupai pelangi di antara gumpalan awan itu memunculkan decak kagum sekaligus rasa penasaran.
Sejumlah warga bahkan mengaitkannya dengan pertanda tertentu, mulai dari perubahan cuaca ekstrem hingga potensi bencana alam.
Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan klarifikasi.
Lembaga tersebut memastikan bahwa fenomena awan berwarna di kawasan Sentul City, Bogor, merupakan kejadian alam yang wajar dan tidak berbahaya.
Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan bahwa warna-warni pada awan terjadi akibat proses pembiasan cahaya matahari oleh butiran air yang berada di atmosfer.
Kondisi ini biasanya muncul saat terdapat pertumbuhan awan aktif yang berpotensi menimbulkan hujan lokal.
Ia menambahkan, sumber partikel air tersebut bisa berasal dari sisa hujan sebelumnya atau hujan di wilayah sekitar.
Hal itu membuat bentuk warna yang muncul tidak sempurna seperti pelangi pada umumnya, melainkan tampak tidak beraturan menyerupai “awan pelangi”.
Menurut Ida, fenomena ini berbeda dengan pelangi yang biasanya membentuk lengkungan utuh. Awan berwarna cenderung memiliki pola yang acak karena distribusi butiran air di dalam awan tidak merata.***






