Astakamedia.com – Kontingen pelajar Kota Bogor kembali menunjukkan kualitasnya di tingkat Jawa Barat dengan meraih predikat juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Wilayah I Jawa Barat 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah para atlet muda Kota Bogor mengumpulkan 22 medali yang terdiri dari tujuh emas, enam perak, dan sembilan perunggu sepanjang penyelenggaraan ajang yang berlangsung di GOR Arcamanik, Bandung, pada 15 hingga 19 Juni 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang maksimal selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum yang sebelumnya juga diraih pada tahun 2024 menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga pelajar yang terus dilakukan secara berkelanjutan di Kota Bogor.
Persaingan menuju puncak klasemen berlangsung sangat ketat. Kota Bogor harus bersaing dengan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung Barat yang sama-sama mengoleksi tujuh medali emas.
Namun, keunggulan dalam perolehan medali perak menjadi faktor penentu. Kota Bogor mencatat enam medali perak, unggul atas Kabupaten Bogor yang meraih lima perak dan Kabupaten Bandung Barat yang memperoleh empat perak.
Ajang POPWILDA tahun ini diikuti sekitar 2.250 atlet pelajar dari 25 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Mereka bertanding pada lima cabang olahraga, yakni bola basket, bola voli indoor, pencak silat, sepak takraw, dan sepak bola. Kota Bogor sendiri menurunkan 100 atlet untuk bersaing pada berbagai nomor pertandingan.
Kontribusi terbesar datang dari cabang olahraga pencak silat yang berhasil menyumbangkan 17 medali, terdiri dari lima emas, enam perak, dan enam perunggu. Hasil tersebut mengantarkan tim pencak silat Kota Bogor menjadi juara umum cabang olahraga tersebut.
Manajer tim, Teddy Mulyana, mengungkapkan bahwa target menjadi juara umum memang telah ditetapkan sejak awal sebagai bagian dari upaya mendukung target besar kontingen Kota Bogor.
Sejumlah atlet pencak silat tampil impresif sepanjang turnamen. Nazmi Orlin Mulyana kembali mempersembahkan medali emas sekaligus mengamankan tiket menuju POPDA Jawa Barat 2027.
Sementara itu, Bulan Syariefani berhasil meraih emas di kelas E putri setelah lawannya dari Kabupaten Bandung Barat tidak dapat melanjutkan pertandingan final karena mengalami cedera.
Selain sukses mempertahankan gelar juara umum, Kota Bogor juga mencatat pencapaian bersejarah. Untuk pertama kalinya, cabang olahraga sepak bola dan bola basket berhasil lolos secara bersamaan ke ajang POPDA XV Jawa Barat 2027. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kualitas pembinaan olahraga beregu di Kota Bogor.
Tim sepak bola Kota Bogor tampil meyakinkan sepanjang babak penyisihan. Mereka berhasil mencatat kemenangan telak 5-0 atas Kabupaten Bandung Barat dan meraih hasil positif saat menghadapi Kabupaten Sukabumi serta Kota Depok.
Pelatih kepala sepak bola, Kodrat, menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari program pembinaan jangka panjang yang telah dijalankan selama ini.
Di cabang bola basket, pelatih Ryan menyebut keberhasilan tim putra dan putri lolos ke POPDA merupakan target awal yang berhasil diwujudkan.
Ia menegaskan tim pelatih akan segera melakukan evaluasi dan penyempurnaan strategi guna menghadapi persaingan yang lebih berat pada POPDA 2027.
Sementara itu, pelatih kepala pencak silat Solihin memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan jajaran pelatih yang telah bekerja keras selama proses persiapan hingga pertandingan.
Ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kota Bogor untuk terus berkembang dan membawa nama daerah berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Sebagai informasi, POPWILDA merupakan ajang pembinaan olahraga pelajar yang berbeda dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
Menjelang Porprov Jabar XV 2026, Pemerintah Kota Bogor bersama KONI Kota Bogor juga tengah mempersiapkan kekuatan terbaiknya dengan rencana mengirimkan lebih dari 500 atlet untuk bersaing di berbagai cabang olahraga.






