Astakamedia.com – Ratusan kepala sekolah jenjang SD, SMP, SMA/SMK serta para pembina Pramuka dari berbagai sekolah di Kota Bogor memadati Bioskop Cinepolis Lippo Plaza Ekalokasari, Kamis (6/8/2026), untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film edukatif berjudul Pramuka.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter melalui media yang kreatif dan inspiratif.
Acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bogor Yanti Rachim, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, serta jajaran pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas), Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor.
Mewakili Wali Kota Bogor, Eko Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat nasionalisme.
Menurutnya, film dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik.
Film Pramuka, kata dia, tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan tentang kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, persatuan, serta semangat pantang menyerah.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat disampaikan melalui media yang kreatif dan menyenangkan. Selain menghibur, film Pramuka mengandung pesan kuat tentang kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, dan persatuan,” ujar Eko saat membacakan sambutan Wali Kota Bogor.
Ia juga menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam menentukan arah pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.
Karena itu, sinergi antara sekolah dan Gerakan Pramuka perlu terus diperkuat agar nilai-nilai Dasa Dharma dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
Eko berharap para kepala sekolah dapat memanfaatkan film tersebut sebagai salah satu media pembelajaran yang menarik dalam memperkuat implementasi Profil Pelajar Pancasila menuju terwujudnya Indonesia Emas.
Sementara itu, Produser Alamanda Pictures, Amanda Latief, menjelaskan bahwa film Pramuka lahir dari keinginan menghadirkan tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai edukasi.
Menurutnya, keterampilan kepramukaan merupakan bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Film garapan sutradara Alex Latief itu diproduksi Alamanda Pictures bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan telah tayang di bioskop seluruh Indonesia sejak 20 Juli 2026.
Ceritanya mengangkat petualangan Panji bersama teman-temannya saat mengikuti perkemahan Penggalang.
Perjalanan mereka berubah menjadi misi penyelamatan setelah tanpa sengaja menemukan markas sindikat penculik anak di tengah hutan.
Dengan memanfaatkan keterampilan kepramukaan, keberanian, dan kerja sama tim, mereka berupaya menyelamatkan para korban.
Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rangkaian roadshow nonton bareng film Pramuka setelah sebelumnya sukses digelar di sejumlah kota besar, seperti Serang, Tangerang, Bandung, dan Medan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kepala sekolah dan pembina Pramuka dapat menyebarluaskan semangat serta nilai-nilai moral yang terkandung dalam film kepada seluruh peserta didik di lingkungan sekolah masing-masing.






