Astakamedia.com – Masjid Nurul Yaqin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Mempererat Ukhuwah, Menuju Umat yang Penuh Berkah”, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri masyarakat RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 013, khususnya warga sekitar Masjid Nurul Yaqin, serta jamaah dari luar wilayah.
Peringatan Maulid Nabi ini menghadirkan dua penceramah, yakni KH Muhamad Aufa dan Ustaz Deni Fatahillah. Keduanya menyampaikan tausiah mengenai pentingnya meneladani kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiah tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Kecintaan itu tidak hanya diwujudkan dengan memperbanyak shalawat, tetapi juga dengan mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam berbagai aspek kehidupan.
Salah satunya dengan meningkatkan semangat menuntut ilmu atau thalabul ilmi, menjaga akhlak, memperkuat ibadah, serta ikut memakmurkan masjid.
KH Muhamad Aufa dan Ustaz Deni Fatahillah juga mengingatkan jamaah mengenai pentingnya menjaga konsistensi salat berjamaah. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.
Keduanya berharap semangat keagamaan yang terbangun melalui peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Yaqin dapat terus dilanjutkan. Di antaranya melalui pengajian rutin dan berbagai kegiatan keislaman yang melibatkan jamaah serta masyarakat sekitar.
Tradisi Bongsang Pererat Kebersamaan Warga
Selain tausiah, peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Yaqin juga diwarnai tradisi bongsang, yakni wadah yang dibawa warga untuk diisi makanan secara sukarela dari masing-masing keluarga.
Ketua Panitia Maulid Nabi, Mahmud Sobari, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat RT 01, RT 02, RT 03 RW 013 serta para donatur yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
Makanan yang telah dikumpulkan melalui tradisi bongsang kemudian dibawa ke Masjid Nurul Yaqin untuk disajikan dan dinikmati bersama para jamaah.
Ketua RW 013, Syahrul Hidayat, mengatakan tradisi tersebut bukan sekadar bagian dari jamuan dalam acara Maulid Nabi. Lebih dari itu, bongsang menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar warga.
Menurutnya, makanan yang dibawa secara sukarela oleh masyarakat kemudian dinikmati bersama sehingga menciptakan semangat berbagi dan memperkuat hubungan sosial antar jamaah.
“Kebiasaan ini telah menjadi salah satu tradisi masyarakat RW 013 dalam pelaksanaan Maulid Nabi di Masjid Nurul Yaqin. Kesederhanaan dalam penyelenggaraan justru menghadirkan suasana kekeluargaan yang kuat,” ujar Syahrul.
Dihadiri Camat hingga Tokoh Masyarakat
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Yaqin juga dihadiri Camat Tanah Sareal, Lurah Cibadak, para ulama, habaib, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran para pemangku wilayah dan tokoh masyarakat tersebut menjadi bagian dari momentum silaturahmi bersama jamaah Masjid Nurul Yaqin.
Syahrul menilai kehadiran pemimpin di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan, penting untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Ia berharap hubungan emosional antara pemimpin dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Yaqin pun menjadi momentum untuk kembali mengenang perjuangan serta keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah antarjamaah.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mencintai Rasulullah SAW, meningkatkan semangat menuntut ilmu, memperkuat ibadah, serta menjadikan masjid sebagai ruang untuk membangun kebersamaan dan pembinaan umat.
Ketua DKM Masjid Nurul Yaqin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, ibu-ibu DKM, Brigade BKPRMI, remaja masjid, para donatur, Ketua RW 013, Ketua RT 01, RT 02, RT 03, hingga seluruh jamaah.
“Alhamdulillah, Maulid Nabi di Masjid Nurul Yaqin berlangsung sederhana, tetapi sarat makna. Semoga semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW terus tumbuh dan kegiatan-kegiatan keagamaan di Masjid Nurul Yaqin dapat terus berjalan,” ujarnya.
Ia juga mendoakan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, baik berupa makanan, minuman maupun materi, agar mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT.
“Semoga Allah balas dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin,” pungkasnya.***






