Pemkab Bogor Kembali Gelar Nobar Timnas Indonesia: Warga Terhibur, UMKM Ketiban Cuan

Bogor – Atas arahan Bogor, gelaran nonton bareng (nobar) Timnas yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) , tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Pemkab Bogor kembali menggelar nonton bareng FIFA ASEAN Cup 2026.

Bacaan Lainnya

Pertandingan antara kontra Bangladesh di beberapa titik. Diantaranya di alun-alun , area VIP Gelora Pakansari, dan sisi utara Gelora Pakansari, pada Kamis 1 Oktober 2026.

Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru: Timnas Raih Tambahan Poin Usai Libas Bangladesh 9-2

Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertandingan bersama keluarga maupun warga lainnya.

Bagi pengunjung, suasana nobar memberikan pengalaman berbeda karena pertandingan dapat dinikmati secara bersama-sama dalam suasana yang lebih meriah.

Salah seorang pengunjung, Ismail, mengaku senang dapat mengikuti nobar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi hiburan yang mampu menghilangkan kejenuhan setelah beraktivitas di rumah.

“Bagus, alhamdulillah, keren. Bisa menghilangkan penat di rumah. Yang biasanya harus nonton sendirian, sekarang jadi bisa nonton ramai-ramai. Jadi gembira, hilang rasa penat di rumah,” ujar Ismail.

Hal serupa disampaikan Tiyo Dwi Mahardika, warga yang datang bersama keluarganya. Ia mengatakan suasana nobar membuat pertandingan terasa lebih seru dibandingkan menonton seorang diri di rumah.

“Seru banget karena menguasai pertandingannya. mantap,” kata Tiyo.

Ia juga mengapresiasi fasilitas yang disediakan Bogor. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati pertandingan bersama keluarga.

“Kalau biasanya di rumah nonton sendiri, kadang bosan. Kalau di sini bisa ramai-ramai, jadi lebih seru. Saya juga bisa mengajak anak supaya anak senang,” tuturnya.

Tiyo berharap kegiatan nobar seperti itu dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya. Menurutnya, fasilitas yang disediakan Pemkab Bogor sudah bagus banget.

Semoga ke depannya terus seperti ini.

Tak hanya warga, kemeriahan nobar juga dirasakan para pedagang UMKM yang berjualan di sekitar lokasi.

Kehadiran masyarakat dalam jumlah lebih banyak membuat aktivitas perdagangan ikut meningkat. Ali, pedagang kacang rebus, mengatakan kegiatan nobar memberikan dampak positif terhadap penjualannya.

Meskipun sempat terkendala hujan, ia tetap merasakan adanya peningkatan pembeli.

“Alhamdulillah, dengan adanya nobar di alun-alun ini, bagi pedagang UMKM sangat berdampak positif. Walaupun memang ada kendala hujan, alhamdulillah tetap berkah dan ada peningkatan penjualan,” ungkap Ali.

Menurut Ali, kondisi tersebut berbeda ketika tidak ada kegiatan nobar. Biasanya, kawasan tersebut hanya dipenuhi warga sekitar yang datang untuk nongkrong.

“Kalau tidak ada nobar, ya biasa-biasa saja. Paling hanya pengunjung atau warga sekitar yang nongkrong di sini. Tapi dengan adanya nobar, alhamdulillah ada peningkatan pengunjung dan penjualan,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Hidayatullah, pedagang lumpia basah. Ia mengaku jumlah pembeli meningkat ketika nobar digelar, terlebih apabila kondisi cuaca mendukung.

“Bagus sih, positif memang. Karena kalau ada acara seperti ini jadi ramai, jualan juga ikut ramai. Beda kalau tidak ada nobar, paling biasa saja,” kata Hidayatullah.

Ia menyebut, saat cuaca cerah, penjualannya bahkan dapat meningkat hingga dua kali lipat.

Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pembeli, ia pun menambah stok dagangan ketika mengetahui akan ada kegiatan nobar.

“Kalau ada nobar, penjualan bisa dua kali lipat kalau cuacanya cerah. Kalau tidak hujan, pasti lebih ramai lagi.

Kalau ada nobar, saya bawa lebih banyak barang dagangan dan stok juga lebih banyak,” tuturnya. Bagi Hidayatullah, kegiatan yang mampu menghadirkan keramaian seperti nobar sangat membantu keberlangsungan usaha para pedagang.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, termasuk kegiatan hiburan lainnya yang mampu menarik masyarakat.

Gelaran nobar tersebut menunjukkan bahwa kegiatan publik tidak hanya menjadi sarana hiburan dan membangun kebersamaan masyarakat, tetapi juga dapat mendorong aktivitas ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *