Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersilaturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor di kediaman tokoh Muhammadiyah, H Taufik, di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rudy Susmanto bersama Sekda Kabupaten Bogor dan jajaran Muhammadiyah membahas sejumlah persoalan, khususnya terkait pembangunan keumatan, pendidikan, infrastruktur, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Kita menjalankan roda pemerintahan, tidak bisa membangun Kabupaten Bogor seorang diri, tidak bisa Bogor sendirian,” kata Rudy Susmanto.
Baca Juga: Sudah 700 Kecelakaan Terjadi di Kabupaten Bogor Sepanjang 2026, Fatalitas Masih Tinggi
Menurutnya, Muhammadiyah memiliki sejarah panjang dalam pembangunan bangsa, bahkan telah berkontribusi sebelum Indonesia merdeka.
Karena itu, Pemkab Bogor ingin memperkuat kolaborasi dengan organisasi tersebut dalam menjangkau masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani pemerintah.
Rudy Susmanto menilai pembangunan infrastruktur tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik. Pembangunan SDM, khususnya melalui sektor pendidikan, juga menjadi bagian penting dari pembangunan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Terungkap Kondisi Kesehatan Ferdy Sambo di Lapas Cibinong: Kolesterol Aman, Tekanan Darah Agak Tinggi
“Bogor cukup luas, infrastruktur pendidikan kita juga jumlahnya terbatas. Maka kita berkolaborasi dengan Muhammadiyah, di beberapa titik wilayah yang tidak terjangkau oleh pemerintah dapat dijangkau melalui kolaborasi dengan organisasi Muhammadiyah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, keterlibatan berbagai organisasi kemasyarakatan dan keumatan dibutuhkan untuk mengoptimalkan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Bogor yang sangat luas. “Dua tangan takkan cukup, dua kaki takkan cukup. Tapi pada saat kita bersatu dengan seluruh kekuatan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor, apalagi ada organisasi-organisasi Islam yang cukup besar di Kabupaten Bogor, salah satunya Muhammadiyah,” jelas Rudy Susmanto.
Baca Juga: Hampir Setahun Kasus Kematian Remaja di Leuwisadeng Belum Tuntas, Keluarga Tagih Kepastian Hukum
Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Bogor, Ahmad Yani, mengatakan bahwa Muhammadiyah siap melanjutkan sinergi dengan Pemkab Bogor, terutama dalam bidang pendidikan. Menurutnya, saat ini Muhammadiyah Kabupaten Bogor mengelola 68 sekolah dan dua universitas. Jumlah peserta didik di 68 sekolah tersebut mencapai sekitar 15.000 hingga 16.000 siswa.
“Ini adalah bentuk kontribusi kami kepada pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik. Insyaallah kami terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” kata Ahmad Yani.
Baca Juga: Bertahun-tahun Lunas KPR, Sertifikat Tak Kunjung di Tangan: Ratusan Warga Cileungsi Tagih Kepastian ke BTN Bogor
Ia mengapresiasi perhatian Pemkab Bogor terhadap sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, sinergi pemerintah dengan Muhammadiyah diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bogor Barat.
Muhammadiyah Kabupaten Bogor berharap kerja sama tersebut terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kami dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor mudah-mudahan terus kita bekerja sama, membangun sinergi bersama-sama dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan lebih baik,” pungkasnya.






