Astakamedia.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta Kapolres Bogor yang baru, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, memberikan perhatian serius terhadap maraknya praktik judi online (judol) di wilayah Kabupaten Bogor.
Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2025, Kabupaten Bogor menempati posisi pertama secara nasional dalam jumlah pemain judi online, yakni mencapai 103.092 orang dengan total nilai deposit sebesar Rp414,4 miliar.
Sastra menilai kondisi tersebut menjadi persoalan serius yang perlu segera ditangani melalui langkah konkret dan berkelanjutan.
“Upaya pemberantasan judol tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Diperlukan kerja sama yang kuat antara Polres Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar penanganannya berjalan efektif,” ungkapnya.
Sastra juga menekankan bahwa penanganan harus menjangkau berbagai kalangan masyarakat, termasuk pelajar yang rentan terpapar praktik perjudian digital.
Ia pun menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan AKBP Arfan Zulkan Sipayung yang baru menggantikan AKBP Wikha Ardilestanto, yang kini bertugas sebagai Kapolres Kepulauan Seribu.
Sastra berharap Kapolres baru dapat menjadikan persoalan tersebut sebagai salah satu prioritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bogor.
Sastra optimistis komitmen Kapolres Bogor untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dapat menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah, termasuk judi online.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat sehingga upaya menekan praktik judol di Bumi Tegar Beriman dapat berjalan maksimal.






