Astakamedia.com – Wasit Ahmed Al Kaf mendapat sorotan setelah dinilai tidak mengadili dengan adil saat laga Bahrain melawan Indonesia dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang berlangsung pada Kamis, 10 September 2024.
Keputusan-keputusan yang diambil oleh wasit asal Oman ini dinilai kontroversial, terutama ketika ia tidak segera meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, meskipun waktu sudah menunjukkan lebih dari 96 menit.
Dalam laga tersebut, tambahan waktu yang diberikan wasit adalah enam menit. Namun, hingga perpanjangan waktu memasuki menit ke-9, Al Kaf belum juga meniup peluit panjang.
Di tengah waktu tambahan yang melampaui batas, Bahrain berhasil menyamakan kedudukan melalui sepak pojok, yang menghasilkan gol pada menit ke-90+9.
Gol ini membuat skor menjadi 2-2, memupus harapan Indonesia untuk meraih kemenangan penuh dan membawa pulang tiga poin.
Kontroversi semakin memanas ketika Al Kaf baru meniup peluit akhir di menit ke-100, beberapa saat setelah gol penyamaan Bahrain tercipta.
Keputusan ini membuat banyak pihak mempertanyakan integritasnya dalam memimpin laga tersebut, terutama para pendukung Indonesia yang merasa dirugikan oleh kepemimpinannya.
Karier Internasional Ahmed Al Kaf yang Kontroversi
Ahmed Al Kaf, yang telah terdaftar sebagai wasit FIFA sejak 2010, memiliki rekam jejak yang panjang dalam dunia sepak bola internasional.
Ia dikenal sering memimpin laga-laga penting, termasuk Piala Asia, Asian Games, laga persahabatan internasional, hingga Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.
Salah satu ciri khasnya adalah sikap tegas dalam mengeluarkan kartu, dengan rata-rata lima kartu per pertandingan.
Namun, kepemimpinan wasit berusia 41 tahun ini tidak luput dari berbagai kontroversi.
Salah satu kasus yang cukup mencuat adalah ketika ia memimpin laga antara klub Iran, Esteghlal Tehran, melawan Pakhtakor di Liga Champions Asia 2020.
Setelah pertandingan berakhir dengan kekalahan Esteghlal, klub tersebut mengajukan protes resmi kepada AFC, menuding keputusan-keputusan Al Kaf sebagai penyebab kekalahan mereka.
Selama kariernya, Al Kaf telah memimpin 114 pertandingan, mengeluarkan 343 kartu kuning dan 10 kartu merah.
Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia antara Bahrain dan Indonesia ini merupakan laga ke-20 yang ia pimpin dalam ajang ini, setelah memulai debutnya pada edisi Kualifikasi Piala Dunia 2018.
Kontroversi Lain Ahmed Al Kaf
Selain laga Bahrain vs Indonesia, Ahmed Al Kaf juga pernah terlibat dalam berbagai kontroversi lainnya.
Salah satunya terjadi pada laga panas antara Al Nassr dan Al Ain di leg kedua perempat final Liga Champions Asia pada Maret 2024.
Dalam pertandingan tersebut, Al Kaf mengeluarkan total 10 kartu—9 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Pemain-pemain dari Al Ain seperti Saeed Juma, Soufiane Rahimi, hingga Erik menerima kartu kuning, sementara satu kartu merah diberikan kepada Ayman Yahya, pemain Al Nassr yang dibela oleh Cristiano Ronaldo.
Kejadian serupa juga terjadi dalam pertandingan antara Arab Saudi melawan Thailand di Piala Asia U-23 2020.
Al Kaf memberikan penalti kepada Arab Saudi setelah meninjau VAR, yang dinilai sangat kontroversial.
Berkat tendangan penalti tersebut, Arab Saudi menang tipis dengan skor 1-0, membuat banyak pihak, terutama Thailand, merasa keputusan itu tidak adil.
Dengan rekam jejak yang dipenuhi keputusan-keputusan kontroversial, penampilan Ahmed Al Kaf sebagai wasit dalam laga internasional terus menjadi sorotan.
Banyak pihak yang mempertanyakan profesionalismenya, terutama ketika keputusannya secara langsung berdampak pada hasil pertandingan.***






