Astakamedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menegaskan dukungannya terhadap pembangunan jalur tambang di Parungpanjang, yang selama ini dikenal sebagai jalur dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi dan rawan kecelakaan.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan bahwa proyek ini menjadi prioritas pemerintah daerah dan provinsi untuk meningkatkan infrastruktur serta memperbaiki sistem transportasi di wilayah tambang.
Hal tersebut disampaikannya usai bertemu dengan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, guna membahas percepatan realisasi jalur tersebut.
“Kami sudah meninjau langsung kondisi jalur tambang bersama Pak Bupati, dan dari pertemuan dengan Pak Gubernur, ada komitmen kuat bahwa proyek ini akan terealisasi pada tahun 2026,” ujar Sastra, Rabu 19 Februari 2025.
Menurut Sastra, meskipun kewenangan pembangunan jalur ini berada di tingkat provinsi, pihak DPRD Kabupaten Bogor akan terus mengawal dan memberikan dukungan penuh agar proyek ini bisa berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan bahwa keberadaan jalur tambang yang terintegrasi akan mengurangi kemacetan, meminimalisir kecelakaan, dan meningkatkan efisiensi distribusi hasil tambang.
“Dengan jalur khusus ini, kendaraan berat tidak lagi bercampur dengan lalu lintas umum, sehingga keamanan masyarakat lebih terjaga. Selain itu, sektor ekonomi lokal juga akan terdampak positif karena distribusi barang menjadi lebih lancar,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap agar proyek ini dapat berjalan tanpa hambatan, mengingat jalur tambang Parungpanjang selama ini menjadi salah satu isu transportasi yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.
Sastra pun mengingatkan agar seluruh pihak terkait tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu demi kepentingan bersama.***






