Astakamedia.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meliburkan sejumlah sopir angkot untuk beroperasi di kawasan Puncak pada momen libur hari raya idul fitri 1446 H. Adapun, para sopir angkot tersebut akan diliburkan selama 7 hari.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk meminimalisir kemacetan horor yang terjadi di kawasan Puncak, khususnya pada hari H hingga H+7 lebaran.
“Jadi kalo setelah lebaran biasanya macet horor, sekarang mereka (supir angkot) kita liburkan,” kata Dedi Mulyadi, Jum’at 28 Maret 2025.
Ia mengatakan, kebijakan tersebut juga untuk meringankan kinerja dari aparat keamanan yang bertugas untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak.
“Biar tugasnya agak ringan kalo mereka tidak ngetem di jalan mereka libur minimal di jalan kosong macetnya tidak terlalu parah “ jelasnya.
Sementara itu, Dedi mengungkapkan, nantinya para sopir angkot yang diliburkan akan diberi kompensasi agar tetap dapat menikmati liburan bersama keluarga tanpa harus khawatir kehilangan pendapatan.
Ia berharap dengan diambilnya langkah seperti itu bisa mengurai kepadatan arus mudik 2025.***






