Astakamedia.com – Upaya pencegahan banjir terus digencarkan oleh warga Leuwiliang melalui aksi nyata di lapangan. Pada Minggu (tanggal), warga bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar kegiatan gotong royong di kawasan Terminal Leuwiliang.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kepala Terminal Leuwiliang, Wahyu, dan melibatkan Paguyuban Pemuda Leuwiliang yang dipimpin A. Saepuloh, serta organisasi masyarakat BPPKB Ranting Leuwiliang di bawah koordinasi Gugun.
Fokus utama gotong royong kali ini adalah membersihkan saluran air atau drainase yang selama ini sering tersumbat oleh sampah dan lumpur. Kondisi tersebut kerap memicu genangan dan banjir saat hujan turun.
Puluhan peserta tampak antusias bergotong royong mengangkat endapan lumpur dan membersihkan tumpukan sampah di sepanjang area terminal.
“Ini bentuk aksi nyata kami untuk mengurangi risiko banjir. Drainase yang tersumbat tidak bisa dibiarkan. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga,” ujar Wahyu di sela kegiatan.
Sementara itu, A. Saepuloh menyampaikan apresiasi atas partisipasi berbagai pihak. Menurutnya, sinergi antara pengelola terminal, pemuda, dan ormas menjadi kunci dalam menjaga lingkungan bersama.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas elemen bisa membawa dampak positif. Kami berharap ini menjadi rutinitas,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Gugun. Ia menegaskan komitmen BPPKB untuk terus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
“BPPKB selalu siap hadir untuk masyarakat, apalagi untuk urusan krusial seperti ini,” tegasnya.
Aksi bersih-bersih ini pun mendapat sambutan positif dari para pedagang dan pengguna terminal.
Mereka merasa lingkungan terminal kini terlihat lebih bersih dan nyaman. Ke depannya, kegiatan serupa direncanakan akan digelar secara berkala untuk menjaga kebersihan dan mencegah banjir.***






