Astakamedia.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengatasi persoalan pengangguran melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK).
Menurut Sastra, DPRD bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait saat ini tengah mempersiapkan berbagai program strategis guna menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kita sedang menyusun program untuk akhir tahun ini dan awal tahun 2026, terutama integrasi antar program di tiap SKPD agar mampu menanggulangi permasalahan pengangguran, salah satunya melalui penciptaan wirausaha baru,” ujar Sastra, Kamis, 8 Mei 2025.
Sastra juga menegaskan akan menindak tegas apabila terdapat oknum yang menyalahgunakan kewenangan dalam pelaksanaan pelatihan di BLK untuk kepentingan pribadi.
“Kami pastikan proses perizinan akan dilakukan secepat dan sebaik mungkin. Jika ada yang menghambat atau bertindak nakal, silakan laporkan kepada kami. Kami akan tindak secara tegas,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan fungsi BLK sebagai pusat peningkatan kompetensi masyarakat.
“BLK yang kami miliki saat ini berada di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, dengan enam kejuruan. Kami juga melakukan pelatihan melalui sistem MTU (Modular Training Unit), di mana kami datang langsung ke lokasi sesuai dengan proposal dari masyarakat,” jelas Nana.
Ia menambahkan, penanganan persoalan ketenagakerjaan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Disnaker. Dibutuhkan sinergi lintas sektor untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif demi membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Seluruh pihak yang berkepentingan harus bersama-sama menjaga dan mendorong iklim investasi. Baik investor yang sudah ada maupun yang akan masuk ke Kabupaten Bogor, harus disambut dan difasilitasi secara optimal,” pungkasnya.***






