Kebun Binatang Ragunan Masih Jadi Destinasi Favorit Liburan Keluarga

The gate of Ragunan Zoo, South Jakarta. The gate design took cue from traditional Java-Bali split gate Candi Bentar, however the gate took form of two large bird facing eachother. The front of the gate is tha statue of Orangutan, one of the most important primate species in Indonesia.

Astakamedia.com — Kebun Binatang kembali dipadati pengunjung selama musim liburan sekolah tahun ini. Berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi keluarga, terutama warga Jabodetabek yang ingin menikmati suasana alam dan mengenalkan satwa kepada anak-anak.

Berdiri sejak tahun 1864, Kebun Binatang merupakan salah satu kebun binatang tertua di .

Bacaan Lainnya

Dengan luas mencapai 147 hektar, tempat ini menampung lebih dari 2.000 ekor satwa dari berbagai spesies, baik dari dalam maupun luar negeri.

telah menyiapkan berbagai fasilitas tambahan, seperti area bermain anak, pusat informasi satwa, serta peningkatan keamanan dan kawasan.

Salah satu wahana favorit yang masih ramai diminati adalah Pusat Primata Schmutzer, tempat khusus untuk berbagai jenis primata seperti orangutan, gorila, dan simpanse.

Selain itu, area reptil dan aviary (kandang burung) juga menjadi incaran para pengunjung yang ingin melihat langsung keanekaragaman hayati Indonesia.

Dengan tiket masuk yang terjangkau hanya Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. tetap menjadi opsi rekreasi murah meriah namun edukatif.

Tempat ini buka setiap hari Selasa hingga Minggu, pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, dan tutup setiap hari Senin untuk pemeliharaan satwa.

kini juga semakin ramah digital. Pengunjung bisa membeli tiket secara daring melalui situs resmi dan media sosial yang aktif memberikan informasi terbaru, termasuk jadwal pertunjukan dan edukasi satwa.

Dengan pesona yang tetap terjaga dan komitmen pada konservasi satwa, Kebun Binatang membuktikan diri sebagai ikon wisata edukatif yang layak dikunjungi, tak hanya oleh warga Jakarta, tapi juga wisatawan dari berbagai daerah.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *