Pertahankan Adipura, Dedie Rachim Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Maksimal

Astakamedia.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa perubahan skema penilaian harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mempertahankan prestasi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

menilai bahwa tantangan dalam penilaian saat ini semakin berat, karena tidak lagi berfokus pada hal-hal bersifat normatif, melainkan menuntut langkah konkret dalam pengelolaan dan kebersihan kota secara menyeluruh.

Bacaan Lainnya

Ia menyampaikan bahwa ada dua jenis penilaian yang akan diterapkan, yaitu penilaian dan penilaian kota kotor.

Salah satu poin krusial dalam kriteria baru adalah kewajiban daerah untuk menghapus keberadaan Tempat Pembuangan (TPS) liar dan mengalihkan sistem landfill konvensional menjadi sanitary landfill.

“Kita tidak boleh lagi memiliki TPS liar, termasuk juga harus meningkatkan control landfill menjadi sanitary landfill. Itu menjadi kriteria utama agar kita bisa meraih dan mempertahankan ,” ujar Dedie Rachim saat menghadiri Kebijakan dan Pelaksanaan Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Fairmont, Jalan Asia Afrika, Jakarta, Senin 4 Agustus 2025.

Ia menambahkan, bahwa sambil menunggu progres Program Pengolahan menjadi Energi Listrik (PSEL), Pemkot Bogor akan terus mendorong berbagai program pengelolaan lingkungan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kita juga harus tetap menyiapkan bagaimana Kota Bogor lebih bersih melalui berbagai program kerja di Pemkot Bogor, dan khususnya di Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut, Dedie Rachim hadir didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *