Menjemput Berkah di Pakansari: Menelusuri Jejak Nabi di Bulan Suci

Astakamedia.com – Warga kini memiliki cara yang lebih mendalam untuk mengisi waktu di . Bukan sekadar menunggu waktu berbuka, namun dengan melakukan “perjalanan waktu” menelusuri sejarah Islam melalui 75 , keluarga, dan para sahabat yang kini dipamerkan di , .

​Pameran yang berlangsung hingga 18 Maret 2026 ini menawarkan pengalaman spiritual yang jarang terjadi.

Bacaan Lainnya

​Kedekatan Visual dengan Sejarah: Pengunjung dapat melihat langsung benda-benda ikonik seperti tongkat, pedang, baju perang, hingga kiswah dan replika kunci Ka’bah.

memastikan pameran ini gratis bagi seluruh masyarakat, menjadikannya destinasi religi yang inklusif bagi semua kalangan.

Kehadiran artefak ini di tengah bulan suci bertujuan untuk mempertebal rasa cinta umat muslim kepada Nabi Muhammad SAW melalui bukti-bukti sejarah yang nyata.

​”Ini adalah momentum yang sangat berharga bagi umat muslim. Kita ingin mendekatkan masyarakat dengan kegiatan religius melalui benda-benda peninggalan Nabi Muhammad SAW,” ungkap , , saat membuka pameran tersebut.

Pameran ini terlaksana atas kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan para kiai, ulama, dan organisasi Islam di , menjadikannya simbol kebersamaan umat di bulan yang penuh berkah.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *