Astakamedia.com – Seorang anak perempuan berusia enam tahun bernama Salma dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus Sungai Cianteun di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (5/6/2026).
Hingga sore hari, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari warga, aparat desa, relawan, dan unsur terkait lainnya. Korban belum berhasil ditemukan sejak laporan pertama diterima.
Ketua RW 07 Desa Cemplang, Rahmat, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi ketika korban berada di sekitar area bantaran sungai. Pada saat bersamaan, ibu korban diketahui sedang mencuci pakaian di tepi Sungai Cianteun.
“Korban diduga jatuh dan terbawa arus sungai. Saat kejadian, ibunya sedang mencuci di pinggir sungai,” ujar Rahmat.
Proses pencarian menghadapi kendala akibat derasnya aliran air yang meningkat setelah debit sungai mengalami kenaikan.
Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik sepanjang aliran Sungai Cianteun yang diperkirakan menjadi jalur hanyutnya korban.
Kepala Desa Cemplang, H. Odah, mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat masih berupaya maksimal untuk menemukan Salma.
Ia berharap korban dapat segera ditemukan dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai.
“Pencarian masih berlangsung dan kami berharap korban segera ditemukan. Kami juga mengingatkan warga agar lebih waspada serta mengawasi anak-anak ketika berada di dekat sungai,” katanya.
Peristiwa anak hanyut di sungai menjadi salah satu kejadian yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi dan debit air meningkat.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membiarkan anak-anak bermain atau beraktivitas di sekitar aliran sungai tanpa pengawasan orang dewasa.***






