Jangan Sembarangan Cuci Muka! Ini 6 Cara Membersihkan Wajah yang Benar Menurut Ahli Dermatologi

Astakamedia.com – Membersihkan wajah menjadi salah satu rutinitas penting untuk menjaga . Namun, cara mencuci muka yang kurang tepat, seperti menggunakan produk terlalu keras atau menggosok kulit berlebihan, justru dapat menyebabkan iritasi.

American Academy of Dermatology (AAD), organisasi profesi dermatologi yang memiliki lebih dari 21.000 anggota dokter di seluruh dunia, membagikan panduan membersihkan wajah melalui artikel Face Washing 101 di situs resminya.

Bacaan Lainnya

Dalam panduan tersebut, AAD menyarankan penggunaan pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung alkohol.

“Gunakan pembersih yang lembut, tidak bersifat abrasif, dan tidak mengandung alkohol,” demikian salah satu anjuran AAD dalam panduan tersebut.

Berikut enam cara membersihkan wajah yang benar berdasarkan panduan AAD:

1. Pilih Pembersih Wajah yang Lembut

Gunakan sabun wajah yang sesuai dengan kondisi kulit. Hindari produk yang terlalu keras karena dapat membuat kulit kering dan mengalami iritasi.

2. Gunakan Air Suam-Suam Kuku

AAD menyarankan agar wajah dibasahi menggunakan air suam-suam kuku sebelum mengaplikasikan pembersih.

“Gunakan ujung jari untuk mengaplikasikan pembersih wajah,” demikian anjuran AAD. Penggunaan spons atau kain saat mencuci muka berisiko mengiritasi kulit.

3. Jangan Menggosok Wajah Terlalu Keras

Membersihkan wajah tidak harus dengan menggosoknya kuat-kuat. Menurut AAD, kebiasaan menggosok kulit justru dapat menyebabkan iritasi.

4. Bilas dan Keringkan dengan Lembut

Setelah mencuci muka, bilas menggunakan air suam-suam kuku. Kemudian, keringkan wajah dengan handuk lembut menggunakan gerakan menepuk, bukan menggosok.

5. Gunakan Pelembap Jika Kulit Kering

AAD menyarankan penggunaan pelembap apabila kulit terasa kering atau gatal setelah mencuci muka. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit.

6. Batasi Frekuensi Mencuci Wajah

Mencuci wajah cukup dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan malam, serta setelah berkeringat banyak. Terlalu sering mencuci muka dapat membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi.

Melalui panduan tersebut, AAD mengingatkan bahwa menjaga wajah tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Penggunaan produk yang tepat dan kebiasaan membersihkan wajah secara lembut menjadi bagian penting dalam merawat .

Jika mengalami masalah kulit yang tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. (Pung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *