Astakamedia.com – Persiapan cabang olahraga (cabor) pencak silat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 terus dimatangkan. Salah satunya melalui pelaksanaan technical meeting yang berlangsung di GOR Padjajaran, Kota Bogor, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan teknis tersebut menjadi tahapan penting sebelum pertandingan resmi dimulai. Sejumlah aspek dibahas untuk memastikan seluruh kontingen memahami aturan dan mekanisme kompetisi yang akan diikuti atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Pembahasan meliputi regulasi pertandingan, pembagian kategori, kelas yang dipertandingkan, serta tata cara pelaksanaan kompetisi. Kesamaan pemahaman terkait aturan dinilai penting agar seluruh pertandingan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Dalam Porprov XV Jawa Barat 2026, pencak silat mempertandingkan dua kategori utama, yakni tanding dan seni atau jurus. Kategori tanding terbagi menjadi kelas putra A hingga I serta kelas putri A hingga G berdasarkan ketentuan berat badan.
Sementara itu, kategori seni atau jurus meliputi nomor tunggal, ganda, dan beregu, baik putra maupun putri. Setiap nomor memiliki karakteristik serta sistem penilaian tersendiri sesuai regulasi pertandingan pencak silat.
Atlet yang berlaga merupakan perwakilan resmi kontingen kabupaten dan kota di Jawa Barat melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di masing-masing daerah.
Melalui technical meeting ini, seluruh kontingen diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi, tata tertib, dan teknis pertandingan.
Dengan demikian, kompetisi pencak silat Porprov XV Jawa Barat 2026 dapat berlangsung tertib, lancar, serta mengedepankan nilai sportivitas.
Ajang olahraga tingkat provinsi ini juga diharapkan menjadi wadah bagi para pesilat untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan memperkuat pembinaan pencak silat di Jawa Barat. (Jek)






