Pengamat Politik : 100 Hari Pemerintahan Rudy Susmanto-Jaro Ade Harus Optimal

Astakamedia.com – Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Yusfitriadi meminta Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto dan Jaro Ade untuk memanfaatkan waktu kepemimpinan 100 hari kerjanya di Bumi Tegar Beriman secara optimal.

Yusfitriadi menilai, saat ini warga Bogor telah memiliki harapan baru di era pemerintahan Rudy Susmanto dan Jaro Ade.

Bacaan Lainnya

“Harapan baru, apalagi ketika melihat sosok Rudy Susmanto dan Jaro Ade bukan sosok baru di Bogor. Dua-duanya pernah menjadi Ketua DPRD, dan dua-duanya mempunyai spesifikasi keahlian,” kata Yusfitriadi, Kamis, 13 Februari 2025.

Pengamat Politik yang akrab disapa Kang Yus itu menyebut, sosok Rudy Susmanto memiliki relasi yang cukup kuat dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Prabowo sebagai Presiden satu partai (Gerindra), bahkan disebut-sebut Rudy Susmanto sebagai anak ideologisnya Prabowo. Artinya, relasi program pemerintah pusat yang bisa mengakselerasi perkembangan Bogor akan sangat mungkin dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu wakilnya, Yus melihat sosok Jaro Ade merupakan tokoh politik senior yang telah banyak makan asam garam mengenai persoalan di Bogor.

“Jaro Ade adalah tokoh politik senior yang amanat sangat merakyat, dia sampai saat ini tidak bosan turut menyapa masyarakat. Artinya dua sosok ini dwi tunggal yang berarti dua tapi satu, ketika hal tersebut disatukan ini menjadi kekuatan yang luar biasa untuk membangun dan memajukan Bogor,” ujar Yus.

Kemudian, pihaknya ingin keduanya memaksimalkan 100 hari kerjanya dalam memimpin Bogor dengan mengatasi beberapa permasalahan yang terjadi saat ini.

“Amat sangat banyak permasalahan yang ada di Bogor yang mengganggu stabilitas masyarakat seperti permasalahan pendidikan, PIP, sarana, pungli, tour, uang perpisahan, lingkungan hidup, , pembakaran hutan, masalah kesehatan, hingga dua belum tuntas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yus berharap kedua tokoh politik tersebut bisa berkolaborasi dengan baik dalam 100 hari kerjanya memimpin Bogor.

“Itu harus diselesaikan sebagai bentuk pemerintahan yang baik, tapi minimal ada fundamental yang menjadi harapan publik bahwa publik punya harapan di tempat inilah Bupati dan Wakil Bupati yang akan membangun Kabupaten Bogor,” ungkap Yusfitriadi.***

Editor: Anjani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *