Jaro Ade Tinjau Lokasi Banjir di Bojongkulur, 4.792 Jiwa Terdampak

Astakamedia.com, Jaro Ade, melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa titik bencana alam di wilayah Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Selasa 4 Maret 2025.

Adapun, peninjauan ini bertujuan untuk melihat kondisi terkini serta melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak bencana.

Bacaan Lainnya

, Jaro Ade mengatakan bahwa, saat ini pihaknya telah melakukan peninjauan dan evakuasi ke beberapa titik. Meskipun baru terjadi sekitar tiga bulan yang lalu, Pemerintah Bogor terus mendorong warga yang berada di area berisiko untuk segera dievakuasi ke wilayah yang lebih , termasuk yang lebih dekat ke Bekasi.

Jaro Ade juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa warga yang memilih untuk bertahan, meski kondisi rumah mereka terancam.

“Ada beberapa rumah yang masih bertahan meski berada di lokasi yang terdampak. Tapi untuk balita, anak-anak dan lansia semuanya sudah berhasil kita evakuasi. Terima kasih kepada lurah, camat bersama dengan Muspika, Polri, luar biasa penanganan yang mereka lakukan,” kata Jaro Ade.

Lebih lanjut, juga menyampaikan apresiasi kepada tim evakuasi dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam menghadapi bencana ini.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim yang telah bekerja tanpa mengenal lelah. Semoga tim selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa, di Desa Bojongkulur, jumlah warga yang terdampak bencana mencapai sekitar 4.792 jiwa.

Desa Bojongkulur memiliki jumlah penduduk yang cukup besar di Kecamatan Gunung Putri, dan meskipun banyak warga yang telah dievakuasi, masih ada yang bertahan, terutama karena alasan barang-barang yang mereka miliki.

Terkait upaya penanganan lebih lanjut, memastikan bahwa posko pengungsian, dapur umum, dan bantuan lainnya sudah disiapkan.

“Kami telah rapat koordinasi dengan Pak Camat dan Muspika, termasuk dan Polri, untuk memastikan kebutuhan warga yang terdampak dapat segera dipenuhi. Ini adalah ujian bagi kita semua, dan kami harus bersama-sama menyelesaikan masalah bencana ini dengan kerjasama yang solid antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat,” ungkap Jaro Ade.

Jaro Ade menegaskan bahwa untuk tahap jangka pendek, prioritas utama adalah keselamatan warga, dengan memastikan semua yang membutuhkan bantuan medis dan evakuasi dapat terpenuhi.

“Pemerintah daerah akan terus turun tangan, bersama masyarakat dan pihak swasta, untuk membantu dalam penanganan bencana ini, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Bogor akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa bantuan serta dukungan maksimal diberikan kepada warga yang terdampak bencana alam ini.***

Editor: Anjani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *