Astakamedia.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas tim Saber Pungli dalam mengusut dugaan pemerasan yang dilakukan oknum kepala desa terhadap para pengusaha dengan dalih pemberian THR serta pemotongan kompensasi bagi sopir angkot.
Sastra mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil akhir dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim terkait. Ia menegaskan pentingnya mengungkap fakta secara transparan agar tidak ada pihak yang dirugikan dan semua proses berjalan sesuai aturan.
“Kemarin Pak Bupati juga sudah menyampaikan akan ada pengecekan ulang untuk memastikan kebenarannya. Kami tentu mendukung langkah tersebut, supaya tidak muncul kesan ada pihak yang menyalahgunakan wewenang,” ujar Sastra, Senin 14 April 2025.
Lebih lanjut, Sastra menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Bogor mendukung penuh sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Kejaksaan Negeri dalam menjaga ketertiban serta mencegah praktik pungutan liar di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami ingin situasi di Kabupaten Bogor tetap kondusif. Maka dari itu, kami mendukung agar semua proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka agar kronologi jelas dan tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan,” tegasnya.
Sebagai informasi, tim Saber Pungli saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan individu dalam dua kasus berbeda.
Pertama, empat kepala desa diperiksa atas dugaan permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada perusahaan-perusahaan di momen Idulfitri 1446 H.
Kedua, lima orang lainnya tengah diperiksa atas dugaan pemotongan dana kompensasi untuk sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor.
Dari lima orang tersebut, satu di antaranya merupakan oknum dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, sementara empat lainnya berasal dari pihak eksternal.
Proses pemeriksaan ini diharapkan bisa menjadi titik terang dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari pungutan liar di Bumi Tegar Beriman. ***






