Waspada! Konsumsi Nasi Panas Berlebihan Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Astakamedia.com – Masyarakat dikenal gemar mengonsumsi nasi dalam keadaan panas atau baru saja matang. Namun, sebuah temuan terbaru dari pakar mengingatkan bahwa kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan karena bisa berdampak negatif bagi .

Mengonsumsi nasi yang terlalu panas terutama saat masih mengeluarkan uap berisiko menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan bagian atas, seperti kerongkongan dan lambung.

Bacaan Lainnya

Suhu panas bisa merusak lapisan mukosa pada kerongkongan, terutama jika dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang.

Selain itu, dalam beberapa penelitian internasional, konsumsi dan panas dalam suhu lebih dari 65°C berhubungan dengan peningkatan risiko kanker esofagus (kerongkongan).

Badan Dunia (WHO) melalui International Agency for Research on Cancer (IARC) bahkan mengkategorikan konsumsi panas sebagai salah satu faktor risiko potensial.

Nasi panas juga sering dikonsumsi terburu-buru, tanpa dikunyah sempurna, yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti maag, kembung, atau rasa tidak nyaman di perut.

Meskipun nasi panas terasa lebih lezat bagi sebagian orang, ada baiknya mulai membiasakan diri untuk menunggu suhu sedikit turun. Dengan langkah sederhana ini, risiko gangguan akibat konsumsi bersuhu tinggi bisa dikurangi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *