Astakamedia.com – Terapi bekam kini semakin diminati masyarakat sebagai salah satu pengobatan alternatif yang diyakini mampu membantu menjaga kesehatan tubuh.
Sejumlah praktisi kesehatan tradisional menyebut bekam dapat melancarkan peredaran darah, membuang racun, hingga meredakan berbagai keluhan tubuh.
metode bekam ini sudah lama dikenal di Indonesia dan terus berkembang karena manfaatnya dirasakan langsung oleh pasien.
Bekam membantu mengeluarkan darah kotor dan melancarkan metabolisme tubuh. Banyak pasien merasa lebih segar setelah menjalani terapi ini.
Selain memperbaiki sirkulasi darah, bekam juga disebut berkhasiat meredakan sakit kepala, pegal-pegal, hingga membantu meningkatkan kualitas tidur.
Beberapa penelitian pun menilai, terapi bekam berpotensi membantu daya tahan tubuh.
Meski demikian, tenaga kesehatan mengingatkan agar terapi bekam dilakukan oleh praktisi berpengalaman dengan peralatan yang higienis. Hal ini penting untuk mencegah risiko infeksi maupun efek samping lain yang mungkin terjadi.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat agar bijak memilih tempat terapi dan tidak menjadikan bekam sebagai pengganti utama pengobatan medis.
Bekam boleh dilakukan sebagai terapi komplementer, namun tetap harus berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama bagi penderita penyakit kronis.
Dengan semakin banyak masyarakat yang mencari pengobatan non-medis, bekam diprediksi akan tetap menjadi salah satu pilihan populer, asalkan dilakukan secara aman dan bertanggung jawab.***






