Astakamedia.com – Minum teh hangat sering dianggap sebagai cara ampuh meredakan mual. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan ini justru bisa memperparah kondisi lambung dan menimbulkan risiko baru.
Menurut penjelasan dokter spesialis penyakit dalam, teh mengandung kafein dan tanin yang dapat merangsang produksi asam lambung.
Saat perut sedang mual, kondisi lambung biasanya lebih sensitif. Alih-alih menenangkan, konsumsi teh hangat justru bisa memicu rasa perih, kembung, hingga memperburuk mual.
Selain itu, suhu minuman yang terlalu panas juga berisiko melukai lapisan dinding lambung yang sedang lemah.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa kebiasaan sering mengonsumsi minuman panas dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem pencernaan.
Masyarakat disarankan untuk mengganti teh hangat dengan air putih hangat atau jahe hangat alami.
Kandungan gingerol dalam jahe terbukti lebih aman dan efektif meredakan rasa mual tanpa meningkatkan asam lambung.
Dengan demikian, minum teh hangat saat mual sebaiknya dihindari. Langkah sederhana seperti istirahat, minum air putih, dan menjaga pola makan justru lebih aman dalam membantu pemulihan lambung.***






