Astakamedia.com – Semangat transformasi menyelimuti suasana Rapat Kerja Komisariat (Mukermas) perdana Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Yaqin, Kampung Seremped, Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor.
Sebanyak 42 pengurus masa bakti 2025-2030 hadir langsung untuk merumuskan arah kebijakan masjid di Majlis Perguruan Nurbuat MH. Ibrahim, Sabtu 7 Februari 2026.
Mukermas yang berlangsung intensif mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB ini menjadi tonggak sejarah bagi pengurus baru dalam menyatukan visi dan memperkuat sinergi organisasi.
Fokus pada Kolaborasi dan Program Lima Tahun

Ketua DKM Masjid Nurul Yaqin, Yono Supriyadi, dalam pengarahan umumnya menekankan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan masjid terletak pada soliditas tim.
Ia mengingatkan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar yang memerlukan dedikasi tinggi.
”Kita adalah satu tim dengan tujuan yang sama, yaitu memakmurkan Masjid Nurul Yaqin dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” ujar Yono di hadapan para pengurus.
Dalam agenda tersebut, seluruh Ketua Bidang memaparkan program-program strategis yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan, mencakup aspek peribadatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi jemaah.
Apresiasi dan Rencana Mendatang
Ketua RW 13 sekaligus Ketua Dewan Pembina DKM, Syahrul Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya musyawarah ini.
Ia berharap hasil Mukermas mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Semoga dengan perencanaan yang matang ini, masjid kita menjadi lebih makmur dan wilayah kita semakin berkah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Mukermas I, Mahmud Sobari, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan teknis dalam penyelenggaraan perdana ini.
Ia juga memberikan bocoran mengenai rencana kegiatan di masa depan.
“Insya Allah, jika saat ini Mukermas dilaksanakan di dalam lingkungan internal, pada Mukermas kedua nanti kita agendakan untuk dilaksanakan di luar (lapangan/luar kota),” pungkas Mahmud.***






