Perempuan Sehat, Komunitas Kuat: Cegah Diabetes Sejak Dini Lewat Majelis Ta’lim

ASTAKAMEDIA.COM – Tujuh dosen dan tiga mahasiswa Program Studi Kebidanan Universitas Gunadarma melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Nagrak, Kecamatan , Kabupaten Bogor. Mengusung tema “Peningkatan Kesehatan Perempuan Melalui Skrining Kadar Gula Darah sebagai Upaya Preventif Penyakit pada Kelompok Majelis Ta’lim Muslimah”, kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus kepedulian sivitas akademika terhadap kesehatan perempuan di tingkat komunitas.

Bacaan Lainnya

Perempuan memegang peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Namun ironisnya, kesehatan perempuan sendiri sering kali terabaikan, terutama terkait penyakit tidak menular seperti . Di komunitas berbasis keagamaan seperti Majelis Ta’lim, aktivitas sosial dan spiritual berjalan aktif, tetapi kesadaran akan pentingnya skrining kesehatan masih relatif rendah.

mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah akibat gangguan kerja insulin. Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, khususnya pada perempuan pascamenopause akibat perubahan hormonal, penurunan aktivitas fisik, dan pola makan yang kurang seimbang. Jika tidak terdeteksi sejak dini, dapat menurunkan kualitas hidup dan memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, dan masalah penglihatan.

Berdasarkan observasi awal di Desa Nagrak, diketahui bahwa sebagian besar anggota Majelis Ta’lim Muslimah Ash Shiddiq belum memiliki akses informasi maupun pengalaman melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Selain itu, ditemukan perilaku berisiko seperti konsumsi tinggi karbohidrat dan gula tanpa kontrol. Kondisi ini mengindikasikan adanya faktor risiko laten terhadap peningkatan kasus di kalangan perempuan desa.

Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Kebidanan Universitas Gunadarma yang dipimpin oleh Bdn. Pujiati, S.Si.T., M.Keb bersama enam dosen lainnya yaitu Ambariani, S.ST., M.Keb, Gracea Petricka, SST., M.Keb, Bdn. Liana Elfaristo, S.ST., M.Keb, Sisilia Prima Yanuaria Buka, S.ST., M.Keb, Dr. Bdn. Rochmawati, M.Keb, dan Dr. Bdn. Estu Lovita, M.Keb, melaksanakan kegiatan skrining kesehatan dan edukasi di Majelis Ta’lim Muslimah Ash Shiddiq. Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa kebidanan yang turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan di lapangan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2025 di Jalan Desa Nagrak RT.03/RW.03 No. 17A, Kecamatan , Kabupaten Bogor. Sebanyak 25 perempuan yang terdiri dari wanita usia subur dan lansia mengikuti rangkaian kegiatan ini. Peserta termuda berusia 25 tahun dan tertua berusia 77 tahun, dengan komposisi 15 orang berusia di bawah 60 tahun dan 10 orang berusia 60 tahun ke atas.

Sesi pertama kegiatan adalah pemberian edukasi kesehatan terkait penyakit dengan menggunakan media leaflet yang sederhana dan mudah dipahami. Materi edukasi meliputi pengertian , faktor risiko, tanda dan gejala awal, serta langkah-langkah pencegahan melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur. Peserta tampak sangat antusias dan aktif bertanya serta berbagi pengalaman seputar kesehatan sehari-hari. Tim dosen memberikan penjelasan tentang pentingnya menjaga kadar gula darah, membatasi konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sesi kedua adalah pemeriksaan kadar gula darah menggunakan alat ukur gula darah digital. Setiap peserta mendapatkan pemeriksaan secara individual dengan prosedur yang steril dan aman. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta memiliki kadar gula darah yang berada pada rentang 82-198 mg/dl. Meskipun secara umum masih dalam kategori normal, terdapat 3 peserta yang terdeteksi memiliki hasil gula darah mendekati ambang batas normal yakni lebih dari 150 mg/dl.

Peserta dengan hasil gula darah yang mendekati ambang batas normal mendapatkan konsultasi secara personal dari tim dosen. Konseling ini bertujuan agar mereka lebih waspada dan mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini sehingga kadar gula darahnya tidak terus meningkat. Tim memberikan rekomendasi khusus terkait pengaturan pola makan, jenis makanan yang perlu dibatasi, pentingnya aktivitas fisik, serta jadwal pemeriksaan kesehatan lanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana deteksi dini penyakit diabetes, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, dan pemeriksaan kesehatan rutin. Seluruh peserta berkomitmen untuk menjaga kesehatannya secara mandiri dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas religius terbukti menjadi pendekatan efektif dalam menjangkau perempuan secara lebih dekat dan humanis. Majelis Ta’lim Muslimah Ash Shiddiq dengan struktur organisasi yang baik, kegiatan terjadwal rutin mingguan, dan tingkat partisipasi yang tinggi merupakan sasaran strategis dan potensial untuk pelaksanaan intervensi promotif dan preventif kesehatan berbasis komunitas.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat berkelanjutan dengan pemeriksaan kesehatan lanjutan seperti pemeriksaan kolesterol dan haemoglobin, serta integrasi edukasi kesehatan dalam aktivitas rutin Majelis Ta’lim. Pendampingan berkelanjutan bagi peserta yang terdeteksi memiliki kadar gula darah tinggi juga diperlukan agar komplikasi penyakit diabetes dapat dicegah.

Melalui program ini, Universitas Gunadarma menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Dengan perempuan yang lebih sehat dan berdaya, komunitas pun akan menjadi semakin kuat. Kehadiran tim dosen dan mahasiswa Program Studi Kebidanan memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat. (*/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *