Astakamedia.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menegaskan komitmennya dalam mengawal sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di wilayahnya, termasuk proyek yang berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran negara berjalan optimal dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor yang baru, Harius Prangganata, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap berbagai informasi yang beredar terkait pelaksanaan proyek fisik di lapangan.
Meski belum menerima laporan resmi, tim intelijen tetap aktif mengumpulkan data serta mendalami regulasi yang mengatur setiap proyek tersebut.
Ia menjelaskan, pihak kejaksaan tidak akan terburu-buru mengambil langkah hukum tanpa dasar yang jelas.
Setiap informasi yang diterima akan dianalisis secara menyeluruh, mulai dari besaran anggaran hingga kesesuaian antara perencanaan dan hasil pekerjaan di lapangan.
Menurutnya, aspek penting yang menjadi perhatian adalah keselarasan antara rencana awal dengan realisasi proyek.
Hal ini mencakup fungsi dan manfaat fasilitas yang dibangun, seperti sarana olahraga, agar benar-benar digunakan oleh masyarakat dan tidak terbengkalai.
Harius juga menekankan bahwa pihaknya tengah menelusuri proses pembangunan secara menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga pemanfaatan saat ini.
Tujuannya agar anggaran negara tidak terbuang percuma dan hasil pembangunan dapat berkelanjutan.
Terkait isu yang berkembang, termasuk sorotan dari DPRD Kota Bogor mengenai kekurangan fisik pada proyek GOR Indoor, kejaksaan tetap melakukan pemantauan.
Ia menilai, setiap pihak memiliki hak untuk memberikan masukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan.
Namun demikian, untuk menentukan ada tidaknya pelanggaran, kejaksaan membutuhkan keterangan resmi dari pihak yang bertanggung jawab secara teknis, seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun penyedia jasa proyek.
Lebih lanjut, Harius mengingatkan bahwa setelah proses serah terima pekerjaan selesai, tanggung jawab beralih pada tahap pemeliharaan. Hal ini penting untuk menjaga kualitas fasilitas publik agar tetap layak digunakan dalam jangka panjang.
Ia memastikan, Kejari Kota Bogor akan terus mengawal setiap tahapan proyek secara objektif dan profesional, guna memberikan kepastian kepada masyarakat serta menjaga agar penggunaan anggaran negara tetap tepat sasaran.***






