Astakamedia.com – SDN Cimahpar 5 yang berada di Jalan Guru Muchtar, RT 05/RW 12, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, kini memiliki tampilan baru setelah proyek revitalisasi sekolah selesai dilaksanakan.
Pembangunan yang menelan anggaran sekitar Rp2,6 miliar tersebut dikerjakan melalui mekanisme swakelola dan telah selesai digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Hasil pembangunan sekolah tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie Rachim serta jajaran Pemerintah Kota Bogor.
Dalam kunjungannya, Pratikno memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembangunan yang melibatkan panitia lokal melalui sistem swakelola.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
Ia menegaskan bahwa arahan Presiden menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama yang harus terus diperkuat, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas layanan pendidikan yang diterima siswa.
Selain program revitalisasi sekolah, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program strategis di sektor pendidikan guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran di seluruh Indonesia.
Berbagai program tersebut berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi unggul di masa depan.
Pratikno menilai revitalisasi SDN Cimahpar 5 menjadi contoh penggunaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Dengan dana sekitar Rp2,6 miliar, bangunan sekolah yang sebelumnya hanya terdiri dari satu lantai kini berkembang menjadi dua lantai dengan fasilitas yang lebih representatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, hasil pembangunan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan swakelola dapat menghasilkan infrastruktur pendidikan yang berkualitas apabila dikelola dengan baik dan diawasi secara optimal oleh pihak terkait.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui pembangunan gedung sekolah.
Aspek pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, serta kualitas proses pendidikan juga harus terus diperkuat agar investasi yang dilakukan pemerintah dapat memberikan dampak maksimal terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Revitalisasi SDN Cimahpar 5 diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi para siswa. Kehadiran fasilitas baru tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Kota Bogor.***






