Wamenkop Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Astakamedia.com — Wakil Menteri (Wamenkop) Farida Farichah, meraih Penghargaan Alumni Universitas Negeri Semarang (UNNES) Berdampak atau ‘Impactful Unnes Alumni Awards 2026′ dalam rangkaian acara Alumni Partnership Meeting di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (21/6).

Dalam kesempatan tersebut Wamenkop menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadapi tiga isu krusial global saat ini, yaitu pangan, energi, dan air.

Bacaan Lainnya

Menurut Wamenkop, tantangan global tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Subianto yang berfokus pada pengamanan ketahanan nasional di bidang pangan, energi, dan air.

Ia menilai UNNES memiliki modal besar untuk berkontribusi langsung karena mayoritas mahasiswanya berasal dari daerah.

“Sumber daya alam berupa pangan, energi, dan air itu adanya di desa. Mahasiswa UNNES yang sebagian besar dari kampung dan desa memiliki keunggulan kompetitif. Mereka memiliki kedekatan emosional sekaligus bekal ilmu ilmiah dari kampus untuk melakukan riset dan tata kelola profesional langsung di desa,” ujar Farida.

Hadir pada acara tersebut Bupati Blora Arief Rohman, Kepala Satuan Tugas Pusat Studi Kepolisian dan Selaku Ketua Ikatan Alumni SPs UNNES Susilo Raharjo, Direktur SPs UNNES, Ketua Umum DPP IKA UNNES Budiyanto,Sekretaris Ikatan Alumni Sps UNNES Anang Budiutomo.

Wamenkop Farida turut membagikan kisah inspiratifnya saat masih mengenyam pendidikan sarjana. Berasal dari daerah dengan latar belakang anak , ia mengaku sempat memiliki rasa minder saat awal berkuliah di UNNES pada medio 2004–2008.

Namun, aktif di berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) mulai dari Pramuka, , hingga BEM, menjadi kawah candradimuka yang membentuk mentalitas dan kemampuan adaptasinya hingga dipercaya mengemban amanah di kabinet pada usia di bawah 40 tahun.

“Kematangan saya berproses hingga saat ini ada di UNNES selama empat tahun. Proses itu yang mematangkan kita untuk selalu bisa beradaptasi di lingkungan apa pun, sehingga rasa minder sebagai anak desa itu hilang. Kita tunjukkan bahwa kita bisa bersaing dan duduk berdampingan dengan mereka yang dari kota besar,” kenang Farida .

Lebih lanjut, Wamenkop Farida memaparkan program strategis nasional yang kini tengah digarap oleh Kementerian , yaitu peluncuran Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini didesain sebagai instrumen pembaruan pembangunan yang berpusat di pedesaan.

Di akhir sambutannya, Wamenkop mengajak civitas akademika dan alumni UNNES untuk memperkuat kolaborasi dan mengambil peran aktif dalam program kelahiran kembali ini.

Ia berharap esensi sebagai soko guru perekonomian nasional yang berasaskan gotong royong dapat kembali dirasakan nyata oleh masyarakat luas.

Direktur Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., mengapresiasi capaian para alumni yang berhasil menduduki posisi strategis di tingkat nasional. Salah satunya adalah Farida Farichah, M.Si., yang kini mengemban amanah sebagai Wamenkop RI.

Menurutnya, pencapaian Wamenkop Farida merupakan momen ‘pecah telur’ bagi sejarah alumni program reguler UNNES.

“Ini sebenarnya pecah telur, karena penentu reputasi sebuah universitas salah satunya adalah keterwakilan alumni pada posisi nasional. Kita bersyukur dan berharap karir beliau terus meningkat, serta mampu membawa alumni lain untuk memberikan peran penting bagi masa depan Indonesia,” ujar Prof. Fathur.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *