Astakamedia.com – Setiap orang tua tentu menantikan momen berharga ketika si kecil mulai belajar berjalan. Tahapan ini menjadi salah satu milestone penting dalam tumbuh kembang anak.
Namun, proses belajar berjalan membutuhkan kesabaran, stimulasi yang tepat, serta lingkungan yang aman agar anak dapat melangkah dengan percaya diri dan tanpa paksaan.
Menurut para ahli tumbuh kembang anak, waktu ideal bagi bayi untuk mulai belajar berjalan biasanya terjadi pada usia 9 hingga 18 bulan.
Namun, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, sehingga tidak perlu cemas jika si kecil belum bisa berjalan di usia 12 bulan.
Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat diterapkan orang tua untuk membantu anak berlatih berjalan secara aman dan efektif:
1. Beri Waktu untuk Tummy Time
Sebelum bisa berdiri dan berjalan, bayi perlu memperkuat otot-otot tubuhnya melalui tummy time atau waktu tengkurap. Aktivitas ini membantu memperkuat otot leher, punggung, dan tangan, yang penting untuk keseimbangan saat berjalan.
2. Latih Kemampuan Berdiri
Dorong anak untuk berdiri dengan berpegangan pada benda-benda stabil, seperti sisi sofa atau meja rendah. Biarkan ia belajar menyeimbangkan tubuh sambil berdiri dalam waktu singkat.
3. Gunakan Mainan Dorong
Mainan dorong seperti walker yang kokoh dan tidak mudah terguling dapat membantu anak belajar melangkah sambil merasa aman. Hindari penggunaan baby walker yang membuat anak duduk dan tidak memungkinkan kakinya menyentuh lantai secara alami.
4. Latihan Berjalan dengan Pegangan
Pegang tangan anak dan ajak ia berjalan perlahan. Ini memberi rasa aman dan membangun kepercayaan dirinya. Hindari menarik terlalu kuat agar anak tidak kehilangan keseimbangan.
5. Biarkan Anak Bertelanjang Kaki di Dalam Rumah
Berjalan tanpa alas kaki di rumah dapat membantu anak merasakan permukaan dan memperkuat otot-otot kaki. Namun pastikan lantai bersih dan aman dari benda tajam.
6. Ciptakan Lingkungan Aman dan Menarik
Pastikan area tempat anak berlatih bebas dari benda berbahaya atau licin. Bisa juga disiapkan jalur mainan untuk memancing anak berjalan ke arah tertentu.
7. Jangan Paksa, Dukung dengan Semangat
Jangan memaksa anak untuk berjalan jika ia belum siap. Tunjukkan semangat, beri tepuk tangan, dan pujian setiap kali ia mencoba. Dukungan emosional dari orang tua sangat berpengaruh dalam proses belajar anak.
Jika orang tua merasa perkembangan anak terlambat dari biasanya, seperti belum mampu berdiri atau melangkah sedikit pun setelah usia 18 bulan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau terapis tumbuh kembang untuk evaluasi lebih lanjut.
Dengan bimbingan dan perhatian yang tepat, anak akan siap melangkah menuju dunia yang lebih luas. Ingat, setiap langkah kecilnya adalah pencapaian besar!***






